Ads-here         Ads-here         Ads-here        


Seputar Mitos Kiamat Tahun 2012

Mitos Kiamat Tahun 2012

Mitos Kiamat Tahun 2012

2012, angka tersebut menjadi judul dari sebuah film yang belakangan ini telah membuat “gempar” bagi sebagian orang yang menontonnya karena di film tersebut dikisahkan mengenai kehancuran bumi yang diramalkan akan terjadi pada tanggal 21 Desember 2012. Saya sendiri belum sempat untuk menontonnya karena tidak tahan dengan antrian yang cukup panjang. Namun dari trailer yang saya lihat di YouTube, secara garis besar saya sudah mengetahui mengenai inti dari film tersebut. Subhanallah, jika dilihat sekilas saya mengacungkan keempat jempol buat sang sutradara karena telah berhasil menyihir para penontonnya dengan animasi dan efek yang luar biasa. Namun menurut saya pribadi, apa yang digambarkan oleh sang sutradara di film tersebut masih hanya berupa sebuah “potongan kecil” dari makna kiamat yang sesungguhnya. Tidak ada satu manusia di bumi ini yang tahu mengenai gambaran bagaimana kiamat itu akan terjadi, hanya berupa tanda-tanda tertentu yang mungkin saat ini ada beberapa diantaranya telah terlihat oleh kita. Sebenarnya jika ditanya apakah pada tahun 2012 nanti akan kiamat, jawabannya bisa iya. Jangankan tahun 2012, besok saja jika Sang Pencipta berkehendak maka dalam sekejap saja alam semesta ini akan hancur berkeping-keping. Yang pasti, hari kiamat itu tidak bisa digambarkan seperti apa dan kapan akan terjadinya karena semua itu tetap akan menjadi sebuah Rahasia Illahi.

Akan tetapi, dibalik semua itu sebenarnya saya juga merasa penasaran mengenai seputar mitos apa yang mendasari dibuatnya film 2012 tersebut. Makanya saya berusaha untuk mencari informasi mitos tersebut dan berikut beberapa informasi yang saya peroleh dari berbagai sumber mengenai ramalan terjadinya kiamat pada tahun 2012. Sekedar mengingatkan bahwa informasi ini hanya bersifat pengetahuan saja dan tidak bisa dijadikan dasar kebenaran akan terjadinya suatu peristiwa.

Sistem Penanggalan Suku Maya

Penanggalan Suku Maya

Penanggalan Suku Maya

Suku Maya dikenal sebagai suku yang memiliki sistem perhitungan kalender terakurat yang ada di bumi sampai saat ini. Menurut kisahnya, Suku Maya menggambarkan umur alam semesta dimulai dari 3113 SM hingga 2012 M dimana pada tanggal 21 Desember 2012 merupakan perhitungan terakhir sistem penanggalan mereka. Oleh Suku Maya tanggal tersebut diistilahkan sebagai “End of Times”  yang menurut beberapa pakar arkeleog, istilah tersebut memiliki beberapa arti, antara lain:

  1. Berhentinya waktu (bumi berhenti berputar)
  2. Peralihan dari Zaman Pisces ke Aquarius
  3. Peralihan dari Abad Silver ke Abad keemasan
  4. End of Times = End of the World as we know it
  5. Akan ada sebuah galactic Wave yang besar, yang memberhentikan semua kegiatan di muka bumi ini, termasuk kemusnahan manusia
  6. Perubahan dari dimensi 3 ke dimensi 4, bahkan ke 5
  7. Kehidupan manusia meningkat dari level dimensi 3, ke 4, DNA manusia meningkat dari strain 2 ke 12, sehingga manusia dapat menggunakan telepati bahkan telekinesis
  8. Ada yang menyatakan tidak akan terjadi apa-apa
  9. Ada yang menyatakan waktu sudah tidak akan berlaku, jadi waktu tidak linear, tetapi bisa berubah2, sesuai dengan waktu yang kita alami, karena ditemukannya mesin waktu
  10. Ditemukannya mesin waktu dan stargate
  11. Manusia sudah dapat melakukan transportasi ke galaxi lain, melalui stargate
  12. Bangkitnya messiah, yang akan menyelamatkan manusia dari kehancuran
  13. Kebangkitan Isa AS / Jesus
  14. First Contact pertama kali peradaban manusia dengan Alien/UFO
  15. Manusia bergabung dengan komunitas antar galaxi pertama kali, manusia=galaxy being.

Dalam kalender bangsa Maya yang sangat tersohor itu, diramalkan bahwa pada periode 1992-2012 bumi akan dimurnikan dimana untuk selanjutnya peradaban manusia sekarang ini akan berakhir dan mulai memasuki peradaban baru.

Sistem Penanggalan Suku Maya

Sistem Penanggalan Suku Maya

Dalam sejarah peradaban kuno dunia, bangsa Maya dikenal menguasai pengetahuan tentang ilmu falak yang khusus dan mendalam, sistem penanggalan yang sempurna, penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiran abstrak yang tinggi. Kesempurnaan dan akurasi dari pada penanggalannya membuat orang takjub. Sekelompok masyarakat yang misterius ini tinggal di wilayah selatan Mexico sekarang (Yucatan) Guetemala, bagian utara Belize dan bagian barat Honduras. Banyak sekali pyramid, kuil dan bangunan-bangunan kuno yang dibangun oleh Maya yang masih dapat ditemui di sana. Banyak juga batu-batu pahatan dan tulisan-tulisan misterius pada meja-meja yang ditinggalkan mereka.

Para arkeolog percaya bahwa Maya mempunyai peradaban yang luar biasa. Hal itu bisa dilihat dari peninggalannya seperti buku-bukunya, meja-meja batu dan cerita-cerita yang bersifat mistik. Tetapi sayang sekali buku-buku mereka di perpustakaan Mayan semuanya sudah dibakar oleh tentara Spanyol ketika menyerang sesudah tahun 1517. Hanya beberapa tulisan pada meja-meja dan beberapa system kalender yang membingungkan tersisa sampai sekarang.

Seorang sejarahwan Amerika, Dr.Jose Arguelles mengabdikan dirinya untuk meneliti peradaban bangsa ini. Ia mendalami ramalan Maya yang dibangun di atas fondasi kalender yang dibuat bangsa itu, dimana prediksi semacam ini persis seperti cara penghitungan Tiongkok, ala Zhou Yi. Kalendernya, secara garis besar menggambarkan siklus hukum benda langit dan hubungannya dengan perubahan manusia. Dalam karya Arguelles, The Mayan Factor: Path Beyong Technology yang diterbitkan oleh Bear & Company pada 1973, disebutkan dalam penanggalan Maya tercatat bahwa sistem galaksi tata surya kita sedang mengalami “The Great Cycle” alias Siklus Besar yang berjangka lima ribu dua ratus tahun lebih. Waktunya dari 3113 SM sampai 2012 M. Dalam siklus besar ini, tata surya dan bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi (Galatic Beam) yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal ini ialah 5125 tahun bumi. Dengan kata lain, kalau bumi melintasi sinar ini akan memakan waktu 5125 tahun lamanya.

Orang Maya percaya bahwa semua benda angkasa pada galaksi setelah selesai mengalami reaksi dari sinar galaksi dalam siklus besar ini, akan terjadi perubahan secara total, orang Maya menyebutnya, penyelarasan galaksi (Galatic Synchronization). Siklus besar ini dibagi menjadi 13 tahap, setiap tahap evolusi pun mempunyai catatan yang sangat mendetail. Arguelles dalam bukunya itu menggunakan banyak sekali diagram-diagram untuk menceritakan kondisi evolusi pada setiap tahap. Kemudian setiap tahap itu dibagi lagi menjadi 20 masa evolusi. Setiap masa itu akan memakan waktu 20 tahun lamanya. Dari masa 20 tahun antara tahun 1992-2012 itu, bumi kita telah memasuki tahap terakhir dari fase Siklus Besar, bangsa Maya menganggap ini adalah periode penting sebelum masa Pre-Galatic Synchronization, mereka menamakannya: The Earth Generetion Priod (Periode Regenerasi Bumi). Selama periode ini bumi akan mencapai pemurnian total. Setelah itu, bumi kita akan meninggalkan jangkauan sinar galaksi dan memasuki tahap baru yaitu PENYELARASAN GALAKSI.

Pada 21 Desember 2012 akan menjadi hari berakhirnya peradaban umat manusia kali ini, dalam perhitungan kalender Maya. Sesudah itu, umat manusia akan memasuki peradaban baru total yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sekarang. Pada hari itu, tepatnya musim dingin tiba, matahari akan bergabung lagi dengan titik silang yang terbentuk akibat ekliptika (jalan matahari) dengan ekuator secara total. Saat itulah, matahari tepat berada di tengah-tengah sela sistem galaksi, atau dengan kata lain galaksi terletak di atas bumi, bagaikan membuka sebuah “Pintu Langit” saja bagi umat manusia.

Mulai 1992, bumi memasuki apa yang oleh bangsa Maya disebut ‘Periode Regenerasi Bumi”. Pada periode ini, Bumi dimurnikan, termasuk juga hati manusia, (ini hampir mirip ramalan orang Indian Amerika-Utara terhadap orang sekarang ini), subtansi yang tidak baik akan disingkirkan, dan substansi yang baik dan benar akan dipertahankan, akhirnya selaras dengan galaksi (alam semesta), ini adalah singkapan misteri dari gerakan sistem galaksi kita yang diperlihatkan oleh bangsa Maya.

Sejak tahun 1992 sampai 2012 nanti, bagaimana terjadi “pemurnian” dan bagaimana pula terjadi “regenerasi” pada bumi kita ini, tidak disebutkan secara detail oleh bangsa Maya. Dalam ramalan mereka pun tidak menyinggung tentang apa hal konkret yang memberikan semangat manusia untuk bangkit dari kesadaran dan bagaimana bumi mengalami permurnian, yang ditinggalkan oleh mereka kepada anak cucunya (barangkali tidak tercatat). Lantas, fenomena baru apa yang sudah bisa kita lihat sejak tahun 1992 sampai sekarang yang bisa kita kaitkan dengan ramalan bangsa Maya yang beradab itu?

Mungkin sudah diatur, bahwa kalender Maya tidak hilang dan sejarah manusia, dan harus diuraikan dengan kode oleh manusia sekarang. Namun ia tetap saja harus dilihat, apakah umat manusia yang terpesona oleh konsepsinya yang trerbentuk sesudah kelahiran dapat menembus batas-batas untuk mengingatkan dan memahami kebenaran yang melampoi sistim pengetahuan kita.

Sebenarnya, jika ditinjau dari beberapa penelitian yang telah dilakukan saat ini. Memang pada beberapa dua dasawarsa belakangan ini, bumi sedang mengalami suatu siklus yang dinamakan pembalikan daya magnet kutub. Pembalikan daya magnet kutub adalah proses yang terjadi pada waktu kutub utara dan kutub selatan saling bertukar posisi. Ketika ini terjadi, untuk beberapa saat medan magnet bumi mencapai Gauss nol, yang berarti bumi pada waktu itu punya daya magnet nol. Ketika ini terjadi bersamaan dengan perbalikan orbit sebelas tahunan kutub matahari, masalah besar akan terjadi.

Menurut perhitungan computer Hyderabad, pembalikan kutub Bumi dan Matahari dapat mengakibatkan masalah besar selain elektronik tidak bekerja dengan semestinya, burung yang bermigrasi kehilangan haluan, dan bermacam macam:

  1. Sistem ketahanan tubuh semua hewan dan termasuk manusia akan banyak melemah.
  2. Lapisan luar bumi akan mengalami pertambahan gunung berapi, pergerakan tektonik, gempa bumi, dan tanah longsor.
  3. Medan magnet Bumi akan melemah dan radiasi alam semesta berasal dari matahari bertambah berlipat ganda mengakibatkan bahaya radiasi seperti kanker dan sebagainya tidak dapat dihindari
  4. Benda-benda angkasa akan tertarik masuk ke Bumi
  5. Daya gravitasi Bumi akan mengalami perubahan meskipun tidak diketahui bagaimana ia akan berubah

Jika anda menambahkan semua skenario bencana yang mungkin terjadi, anda dapat dengan mudah mengatakan dengan kalimat sederhana ini, Bumi dapat menjadi tempat yang tidak cocok untuk ditinggali peradaban manusia pada 2012 ataupun mereka yang hidup dekat lapisan luar bumi. Hal ini mungkin saja dapat terjadi pada Mars jutaan tahun yang lalu. Mungkin benar adanya apa yang dikatakan Bangsa Maya mengenai kehancuran peradaban manusia di tahun 2012 nanti, hal tersebut tentunya dapat kita lihat dari sifat-sifat manusia zaman sekarang yang tahu sendirikan bagaimana moral dan kelakuannya seperti apa. Belum lagi kondisi alam yang jika kita perhatikan belakangan ini semakin tidak bersahabat dengan sering terjadinya musibah dimana-mana seperti banjir, gempa, tanah longsor, dan lain-lain. Ya mungkin semua cerita tersebut dapat menjadi bahan renungan bagi kita semua bahwa kita tidak akan hidup selamanya. Masih ada waktu yang diberikan kepada kita untuk saling mengingatkan dan introspeksi diri mengenai tingkah laku kita yang selama ini mungkin masih kurang berkenan dengan alam dan sesama. Bekalkan diri kita dengan keimanan dan ketakwaan untuk menghadapi saat berakhirnya kehidupan di alam semesta ini. Bisa hari ini, besok, lusa, minggu depan, bulan depan, tahun depan, atau bahkan beberapa tahun yang akan datang. Wallahu’alam Bishawab…. (Diambil dari berbagai sumber)

Share/Save/Bookmark

Popularity: 10%


You can leave a response, or trackback from your own site.

2 Responses to “Seputar Mitos Kiamat Tahun 2012”

  1. kang petruk says:

    betul boss apapun yang bakal terjadi biarlah itu menjadi misteri ilahi, tjiaah kaya lagunya ari lasso aja…
    salam kenal dari jogja boss…:)

  2. aris says:

    betul betul betul… apa susah bagi Allah untuk membalikkan dunia milik-Nya ini… Ilmu pengetahuan manusia yang terbatas ini boleh saja mengatakan bumi akan memanas dan meledak, namun sebesar apakan bumi ini bila beada di tangan Penciptanya???

Leave a Reply

CommentLuv Enabled