Dua Jenis Usaha Bidang Kratom di Pontianak Gunakan Zahir Accounting 6.0

Alhamdulillah selama dua bulan berturut-turut di September dan Oktober 2019, Blogger Borneo mendapatkan klien Zahir Accounting dari kalangan pebisnis untuk bidang usaha jual beli salah satu produk khas Kalimantan Barat yaitu Kratom (Mitragyna Speciosa)

Sebelum masuk lebih lanjut dalam pembahasan ini, secara khusus Blogger Borneo tidak akan membuka identitas dari 2 (dua) klien pengguna aplikasi komputer akuntansi Zahir Accounting di kota Pontianak ini karena bidang usahanya masih terkait dengan jenis produk yang meskipun dalam aturan Permenkes Nomor 44 Tahun 2019 tidak masuk dalam kategori narkotika, namun dari pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) masih memperdebatkan hal ini.

Secara garis besar, mau apapun jenis bidang usahanya, dalam akuntansi tetap mengkategorikannya menjadi 3 (tiga) jenis bidang utama, yaitu: Bidang Usaha Jasa, Bidang Usaha Dagang, dan Bidang Usaha Manufaktur atau Industri. Untuk bidang usaha kratom sendiri, bisa masuk dalam jenis Dagang jika sifatnya hanya membeli dan menjual. Bisa juga jenisnya Manufaktur karena ada proses produksi didalamnya.

Jenis Bidang Usaha Kratom

Aplikasi akuntansi Zahir Accounting bisa digunakan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan jenis bidang usaha apapun, salah satu diantaranya adalah jual beli atau produksi Kratom (Mitragyna Speciosa). Untuk pemilik usaha kratom yang sistemnya hanya jual beli saja bisa menggunakan Zahir Accounting Trade 6.0, sedangkan yang melakukan proses produksi bisa menggunakan Zahir Accounting Standard 6.0.

Jika dilihat dari selisih keuntungan, sistem usaha jual beli jumlah penghasilannya lebih sedikit dari pemilik usaha yang melakukan proses produksi karena bermain dalam kapasitas besar dan langsung mengambil bahan baku dari petani kratom yang banyak tersebar di daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Sistem Jual Beli

Pada dasarnya, sistem jual beli lebih sederhana dalam hal pencatatan akuntansi karena hanya membukukan proses pembelian dan penjualan produk. Jumlah keuntungan yang didapatkan berasal dari selisih harga beli produk ditambah dengan biaya operasional dan margin keuntungan yang diinginkan. Dengan menggunakan Zahir Accounting Trade 6.0, hal ini akan sangat mudah untuk dilakukan.

Sistem Produksi

Nah, pada sistem produksi mekanisme pencatatan akuntansinya akan sedikit lebih ribet karena proses pembukuannya harus mencatat penggunaan bahan baku daun kratom kering menjadi barang jadi tepung kratom dimana untuk selanjutnya akan menjadi stok di gudang untuk kemudian dijual kepada para pelanggan.

Jika pada sistem jual beli mekanismenya hanya membeli barang jadi dalam bentuk tepung kratom dan langsung dijual kembali, sistem pembukuannya cukup mudah. Akan tetapi jika sistemnya produksi maka harus dihitung pula berapa biaya operasional langsungnya seperti upah pekerja, ongkos transportasi pengangkutan, dan sejenisnya.

Menghitung Penyusutan

Selain modal untuk pembelian bahan baku dan biaya operasional produksi, ternyata dalam proses produksinya tetap mengalami penyusutan sebesar 25 persen per sekali produksi. Jadi jika asumsinya bahan baku yang dipakai adalah 10 kilogram, maka tepung kratom yang dihasilkan hanya 7,5 kilogram saja. Tentu saja nilai penyusutan ini juga harus dimasukkan sebagai salah satu unsur biaya dalam menentukan berapa besar margin keuntungan yang diinginkan.

Meskipun jika diperhatikan, mekanisme pencatatan akuntansi untuk bidang usaha kratom dengan sistem produksi ini cukup ribet, namun dengan Zahir Accounting Standard 6.0 hal tersebut tidaklah perlu menjadi kekuatiran. Hanya perlu dilakukan proses setingan awal untuk nomor perkiraan akun dan jenis bahan baku dan produk jadi ditambah dengan biaya-biaya operasional yang dikeluarkan, selanjutnya tinggal mengikuti by sistem saja.

Video Demo

Bagi siapa saja yang ingin mendapatkan gambaran mengenai tampilan aplikasi akuntansi UMKM Zahir Accounting dapat melihat video demonya berikut ini:

Aplikasi Komputer Akuntansi yang digunakan pada video diatas adalah versi Zahir Accounting Standard seharga Rp. 8.000.000,- (belum termasuk PPN). Modul yang tersedia digunakan untuk pemilik usaha bidang produksi. Dengan aplikasi versi ini, pemilik usaha bisa membukukan proses produksinya secara lengkap.

Beberapa jenis versi lainnya lengkap beserta harganya, antara lain:

  • Bidang Usaha Jasa: Zahir Accounting Personal 6.0 Rp. 5.000.000,-
  • Bidang Usaha Dagang: Zahir Accounting Trade 6.0 Rp. 5.000.000,-
  • Bidang Usaha Produksi: Zahir Accounting Standard 6.0 Rp. 8.000.000,-
  • Bidang Usaha Manufaktur/Industri: Zahir Accounting Enterprise 6.0 Rp. 15.000.000,-

Selain menyediakan produk program akuntansi berbasis offline, Zahir Accounting juga menawarkan aplikasi akuntansi berbasis online yang dalam pemakaiannya menggunakan sistem berbayar per bulan atau bisa juga per tahun. Secara terpisah Blogger Borneo akan membuat tulisan khusus mengenai Zahir Online ini.

Jika masih ada informasi yang dirasa kurang, PT Zahir Accounting memiliki satu perwakilan untuk kawasan Kalimantan Barat. Permintaan demo dan presentasi produk Zahir Accounting versi apapun dapat langsung menghubungi 0811-56-1982. (DW)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More