Menjadi Sukses adalah Impian, Menjadi Blogger adalah Pilihan.

Melihat dari Dekat Sosok Mas Joko Susilo, Style Penjahit Jeans Masa Kini

Tulisan ini dibuat berdasarkan hasil wawancara singkat saya dengan salah seorang penjahit jeans di Pontianak yang menurut saya memiliki keunikan tersendiri yaitu Mas Joko Susilo. Gaya rambut gondrongnya disertai dengan beberapa gambar tato menghiasi tubuhnya ternyata mampu mematahkan pandangan setiap orang bahwa seorang penjahit itu harus selalu terkesan rapi, sopan, dan lemah lembut. JANGAN PERNAH MENILAI SESEORANG DARI PENAMPILAN LUAR, mungkin itu salah satu istilah yang cocok diutarakan untuk menggambarkan style Mas Joko Susilo ini. Saya sendiri pada awalnya juga sempat negative thingking terhadap sosok Mas Joko Susilo, namun setelah mengenalnya lebih dekat ternyata apa yang pernah bayangkan selama ini sangatlah berbeda dari kenyataan.

Sebenarnya yang membuat saya kagum dengan Mas Joko Susilo adalah ketika dia menyanggupi untuk melakukan pekerjaan yang diberikan oleh istri saya yaitu merombak jaket kulit miliknya. Bisa dibilang Mas Joko Susilo ini adalah penjahit jeans kesekian yang kami datangi dimana untuk penjahit-penjahit jeans sebelumnya mereka umumnya tidak menyanggupi untuk melakukan pekerjaan tersebut dengan berbagai alasan. Oleh karena itu, begitu saya mendengar Mas Joko Susilo menyatakan sanggup, saya langsung berpikir ternyata orang yang saat ini sedang berada didepan saya termasuk ORANG YANG LUAR BIASA. Dan sejak saat itu, saya berusaha untuk mencari waktu yang tepat melakukan wawancara dengan tokoh kreatif ini dimana membuat tulisan mengenai dirinya di Blogger Borneo menjadi target utama saya selama ini.

Dengan bermodalkan sebuah rumah kecil berukuran kurang lebih 36 meter persegi, Mas Joko Susilo bersama dengan ibunya tercinta menjalankan usaha jahitannya disini. Setelah 10 tahun mulai belajar merintis menjadi seorang penjahit, secara perlahan-lahan saat ini jasa penjahitan Mas Joko Susilo sudah mulai dikenal banyak orang. Jika dilihat secara akumulasi pesanan setiap bulannya, ternyata konsumen dari kalangan anak-anak muda menjadi penyumbang penghasilan terbesarnya. Memang proses yang dibutuhkan tidaklah sebentar, namun jika kita bisa selalu yakin dan tekun Insya Allah kesuksesan akan datang dan menjadi bagian dari hidup kita. Aminn…

Ada sebuah kisah lucu yang saya dapatkan ketika Mas Joko Susilo menggambarkan bagaimana awal mulanya bisa menjadi penjahit. Ternyata hanya karena hobi membeli celana jeans lelong (barang sisa ekspor) di masa sekolah dulu, Mas Joko Susilo berniat keras untuk belajar menjahit. Harap dimaklumi saja, ukuran celana jeans yang terkadang tidak pas menyebabkan Mas Joko Susilo harus bisa menyesuaikan sendiri. Oleh karena itu, bermodalkan beberapa alat yang dimiliki oleh ibunda tercintanya yang juga merupakan seorang penjahit pakaian, Mas Joko Susilo belajar secara perlahan¬† hingga beberapa bulan kemudian keahlian menjahit dirinya sudah sangat meningkat. Sangat menginspirasi…

Selama menjalankan usaha jahitan jeans miliknya, Mas Joko Susilo sama sekali belum pernah mendapat tawaran dari insitusi pendidikan, institusi pendidikan, lembaga kursus komputer, dan lain sebagainya. Cukup masyarakat umum saja yang menjadi pelanggan saya, demikian ungkapan Mas Joko Susilo merendah. Jadi, kesimpulan yang dapat diambil disini adalah jangan pernah membeda-bedakan jenis usaha atau pekerjaan yang ada. Asalkan halal dan bermanfaat bagi orang lain sepertinya jenis pekerjaan atau usaha apapun akan terasa nikmat untuk dijalankan. Nah, bagi teman-teman yang ingin menggunakan jasa jahit jeans nya Mas Joko Susilo dapat langsung mengunjungi workshopnya di Jl. Saad A’in Komplek Perumnas II Pontianak Kalimantan Barat. Dijamin nyaman deh hasil jahitannya… (DW)

DAPATKAN INFO TERBARU SHARING BLOG
Masukkan Alamat Email Anda untuk Dapatkan Info Terbaru Mengenai Sharing Blog
# Data Email Anda Tidak Akan Disebarluaskan #

Leave A Reply

Your email address will not be published.