Menjadi Sukses adalah Impian, Menjadi Blogger adalah Pilihan.

Pulau Simping Singkawang, Cukup Tenar Namun Tak Terpelihara

BLOGGERBORNEO.COM – “Tahukah anda…..?? Pulau Simping adalah pulau terkecil di dunia dan telah diakui dan tercatat di PBB. Mari lestarikan alam kita…”, tulisan ini secara JELAS terpampang di sebuah plang depan jalan masuk menuju lokasi Pulau Simping. Kisah Blogger Borneo bisa menginjakkan kaki ke obyek wisata yang cukup terkenal untuk skala dunia ini bermula ketika akan membawa rombongan Borneo Access Tour and Travel melakukan trip wisata ke kota Singkawang. Sebelum mencapai kota tujuan, Blogger Borneo sengaja menyinggahkan mereka ke lokasi wisata “terkenal” ini.

Meski kisah ini merupakan bagian dari trip wisata yang ditawarkan, namun terus terang kunjungan ini merupakan kali pertama Blogger Borneo menginjakkan kaki di Pulau Simping. Selama ini Blogger Borneo hanya sering membaca nama lokasi wisata ini ketika beberapa kali pulang balik membawa tamu ke kota Singkawang, kebetulan jarak lokasinya juga tidak terlalu jauh dari kota yang terkenal dengan julukan kota amoy ini. Dibutuhkan waktu kurang lebih 3 jam-an untuk bisa mencapai lokasi wisata ini, mengenai sarana transportasinya bisa menggunakan jasa Rental Mobil Pontianak yang ada.

Plang Nama Pulau Simping Diakui PBB sebagai Pulau Terkecil di Dunia
Plang Nama Pulau Simping Diakui PBB sebagai Pulau Terkecil di Dunia (Foto: Dok. Pribadi)

Mengenai referensi informasi mengenai keberadaan Pulau Simping, Blogger Borneo mengacu pada Wikipedia dan hasil tulisan dari salah seorang blogger Kalimantan Barat bernama Priangga Otviapta. Melalui tulisannya yang berjudul “Pantai Teluk Mak Jantu“, cowok ganteng yang masih berstatus sebagai mahasiswa tingkat akhir di Bina Sarana Informatika (BSI) ini bercerita mengenai pengalamannya ketika berkunjung ke Pulau Simping Singkawang.

Pulau Simping adalah pulau terkecil di dunia dan telah diakui dan tercatat di PBB. Sebelumnya pulau ini disebut Pulau Kelapa Dua. – Wikipedia.Com

Sebelum bisa mencapai lokasi pulau ini, Blogger Borneo bersama rombongan harus menempuh jarak kurang lebih satu kilometer dari pinggir jalan utama menuju kota Singkawang. Mungkin karena pada saat itu situasinya adalah pada hari kerja maka suasana lingkungan sekitar tampak sepi-sepi saja.

httpv://youtu.be/7kiuSIpToQ0

Jika tidak salah dengar, sebenarnya di lokasi yang sama terdapat juga satu obyek wisata lagi yaitu Sinka Zoo. Akan tetapi begitu mencapai titik pemberhentian, tidak tampak tanda-tanda kehidupan. Memang jika diperhatikan masih terlihat beberapa bangunan yang menurut orang sekitar dulunya merupakan bagian dari Sinka Zoo, namun sekarang bangunan-bangunan tersebut tidak berfungsi lagi karena Sinka Zoo nya sendiri sudah lama tutup. Sungguh disayangkan…

Begitu masuk ke area dimana Pulau Simping berada, Blogger Borneo langsung merasakan kondisinya tidak seperti apa yang pernah dibaca di blog miliknya Priangga. Ya bisa dibilang kondisi Pulau Simping untuk saat ini tampak terbengkalai dan tidak terurus. Untuk berjalan ke lokasi pulaunya saja sekarang tidak bisa lagi dilakukan karena ada bagian yang roboh di bagian pertengahan. Jadi pada saat itu, rombongan hanya bisa berkeliling di sekitar area pulau sambil sesekali mengabadikan foto pribadi dengan latar belakang pantai batu dan pulau tersebut.

Kondisi Jalan Menuju Pulau Simping Singkawang yang Rusak
Kondisi Jalan Menuju Pulau Simping Singkawang yang Rusak (Foto: Dok. Pribadi)

Jika diperhatikan, sebenarnya respon rombongan pada saat itu tampak senang dan antusias sekali. Mungkin karena mereka berasal dari Jakarta maka mereka butuh refreshing ke obyek-obyek wisata seperti ini.

“Wah Pak, kalau di Jakarta tempat seperti ini udah pasti rame dikunjungi. Tapi sayang banget ya jika kurang keurus seperti ini.” demikian ucap dari salah seorang anggota rombongan.

Memang jika dilihat kondisinya sekarang, secara pribadi Blogger Borneo merasa agak sedikit miris. Padahal untuk urusan ketenaran, sepertinya tidak perlu diragukan lagi karena Pulau Simping sudah diakui oleh PBB sebagai pulau terkecil di dunia. Seharusnya sebagai pihak yang merasa “bertanggungjawab” dengan keberadaan obyek wisata skala internasional ini, kondisi lingkungan serta pengelolaan area kawasan secara keseluruhan harus sudah menjadi fokus perhatian penting setiap tahunnya. Jangan malah tampak cuek dan tidak peduli dimana kondisi fakta di lapangan menunjukkan kondisinya seperti itu.

Akan menjadi tidak lucu rasanya jika kita melihat kondisi Pulau Simping sekarang sudah tidak nampak seperti seharusnya. Malah nantinya akan muncul perasaan malu sendiri karena apa yang telah tertulis di plang tersebut tidak sesuai dengan kondisi disekitarnya. Sekarang tinggal dilihat saja perkembangannya seperti apa, semoga keberadaan Pulau Simping akan terus tetap ada dan bisa selalu dikunjungi orang. Amin… (DW)

Catatan:

DAPATKAN INFO TERBARU SHARING BLOG
Masukkan Alamat Email Anda untuk Dapatkan Info Terbaru Mengenai Sharing Blog
# Data Email Anda Tidak Akan Disebarluaskan #
1 Comment
  1. Latest News Info says

    Kalau Itu Di Kalimantan Ini Di Lampung Mas Luar Biasa Exsotis

Leave A Reply

Your email address will not be published.