Indonesia Website Awards

Menu

Mode Gelap
Testimoni Mosehat, Merasakan Sendiri Efeknya untuk Vitalitas Setelah 3 Hari Konsumsi Darul Fikri Kubu Raya, Melihat dari Dekat Pondok Pesantren dengan Konsep Alam Terbuka Milenial Kreatif Selenggarakan Workshop Digital Skills Pontianak Pertama untuk UMKM Kalimantan Barat Inisiatif Mandiri, Relawan TIK Kalbar Lakukan Pemberdayaan Pandu Digital di Desa Tae Kabupaten Sanggau Digital Netizen Fair 2021 Pontianak, Ajari Masyarakat Kalimantan Barat Budaya Bermedia Digital

Opini · 20 Okt 2010 04:57 WIB

Belajar Meniti Karir sebagai Seorang Blogger


 Image: Dok. Pribadi Perbesar

Image: Dok. Pribadi

Mungkin kalau Anda baca sekilas judul diatas pasti akan timbul pertanyaan yang bunyinya seperti ini: “Sejak kapan menjadi seorang Blogger dikatakan sebagai karir?” atau “Masa sih dengan menjadi seorang blogger kita dapat memperoleh penghasilan?”

Memang bagi sebagian besar orang, menjadikan media maya (online) sebagai sumber penghasilan adalah satu hal yang tidak mungkin. Wong yang sudah jelas-jelas jenis pekerjaannya saja masih kesulitan memperoleh penghasilan yang pas, apalagi jenis pekerjaan yang tidak jelas seperti bisnis online ini.

Yang pasti lingkungan pekerjaan yang bias atau maya membuat mereka berpikiran bahwa penghasilan yang akan diperoleh akan bias atau maya juga.

Belajar Menjadi Blogger Sukses

Oke, demikian sedikit pengantar dari saya mengenai keadaan yang terjadi saat sekarang ini. Sebenarnya kalau mau diperhatikan secara seksama, semakin sempitnya lapangan pekerjaan yang ada di dunia nyata mau tidak mau memaksa kita untuk mencari alternatif lain. Sekarang apa sih yang tidak menggunakan uang?

Semua jenis pekerjaan yang sifatnya menjanjikan di masa yang akan datang umumnya tetap memerlukan uang sebagai alat pelicinnya. Oleh karena itu, menjadi bloggerpreneur (blogger yang menjadi entrepreneur) dapat menjadi pilihan.

Yang pasti modal yang dikeluarkan lebih murah karena tidak memerlukan perlengkapan-perlengkapan promosi seperti X-Banner, Spanduk, Pasang Iklan di Media Cetak maupun Elektronik, dan lain-lain.

Cukup dengan membuat banner dalam format softcopy (gambar), pasang di beberapa social media site seperti Facebook dan Twitter lalu kirim. Dalam sekejap banner tersebut akan tersebar ke seluruh penjuru dunia. Luar biasa bukan???

Di tempat saya berdomisili sekarang yaitu Pontianak Kalimantan Barat, konsep bloggerpreneur belum banyak dijalankan. Mungkin ada beberapa orang yang telah menjalaninya disini namun setahu saya sih baru dua orang saja dimana kebetulan mereka ini adalah teman dekat saya.

Mereka adalah Mbak Louise Wulandari yang sukses dengan konsep bisnis pesanan kue ulang tahun brownies Delicia Cake nya dan Mas Eddy Setyawan yang sukses dengan konsep bisnis reservasi tiket pesawat online E-Tiket Pesawat nya.

Kedua orang ini telah berhasil memanfaatkan media maya (online) sebagai sumber penghasilan mereka sehingga untuk saat ini KANTORKU ADALAH RUMAHKU. Point terakhir itulah yang membuat saya tertarik juga untuk terjun juga menjadi seorang bloggerpreneur, mungkin untuk saat sekarang ini masih dalam proses persiapan dan transisi. Insya Allah dalam beberapa minggu kedepan, saya sudah bisa fokus dengan bisnis online yang akan saya jalankan.

Menjadi Blogger Profesional Tidak Sulit

Dari kisah sukses mereka tersebut yang menjadi catatan penting saya adalah asal mula mereka berdua bisa sukses menjalani bisnis online.  Sejak awal mereka ternyata memiliki hobi yang sama yaitu mengeblog (istilah kerennya adalah BLOGGER). Itulah kunci kesuksesan mereka karena pelan-pelan dari situ mereka mulai mempelajari semuanya.

Dari aplikasi blog yang sifatnya gratisan seperti blogspot, wordpress, dan lain-lain, hingga pada akhirnya sekarang mereka telah menggunakan versi yang berbayar dengan domain akhiran .Com dibelakangnya.

Memang kalau mau dibayangkan apa yang mereka kerjakan itu adalah satu hal yang menyenangkan karena setiap hari bisa berada dirumah, mau makan tinggal makan, kalau capek ya langsung tidur, tidak terikat waktu kerja, bebas dari perintah atasan yang terkadang membuat panas telinga.

Intinya sih satu saja yaitu HOBI INTERNET DAN SENANG KOMPUTER karena yang namanya bisnis online tetap mengharuskan kita untuk selalu berhadapan dengan komputer sebagai media “kerja” kita.

Jika mau dilihat dari kacamata yang lebih luas, sebenarnya konsep bloggerpreneur ini dapat menjadi pertimbangan bagi pihak pemerintah dalam salah satu upayanya mendukung penciptaan lapangan kerja bagi sumber-sumber daya manusia yang ada.

Sudah saatnya mengubah paradigma yang selama ini ditanamkan yaitu LULUS KULIAH MENCARI KERJA menjadi LULUS KULIAH MENCIPTAKAN LAPANGAN KERJA. Ciptakan sumber-sumber daya manusia yang memiliki pemikiran yang mandiri, jangan hanya bisa menggantungkan diri pada pemilik-pemilik perusahaan yang pada umumnya hanya mau memperkerjakan mereka ketika masih produktif saja (kalau sudah tidak produktif lagi, good bye my love…).

Dengan terciptanya sumber-sumber daya yang melek teknologi dan memiliki pemikiran yang mandiri, saya secara pribadi yakin Indonesia dapat menjadi bangsa yang besar. Menjadi besar bukan hanya karena menghargai jasa para pahlawannya saja melainkan juga karena memiliki generasi-generasi penerus yang mandiri serta memiliki daya kreatifitas tinggi.

Hanya sekedar ingin memperjelas bahwa masih banyak jenis lapangan kerja yang dapat diciptakan melalui media maya (online) sehingga bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun kedepan, dalam curriculum vitae atau daftar riwayat hidup kita tertera keterangan seperti  JENIS PEKERJAAN: BLOGGER. Memang kedengarannya agak aneh namun apa sih yang didunia ini tidak mungkin terjadi. Benar ngga?.

Yang terpenting jika mau menjalani sebuah bisnis, baik itu secara nyata (riil) maupun maya (online) tetap diperlukan sebuah kerja keras dan fokus dengan bidang yang digeluti. Tidak ada sejarah yang menunjukkan bahwa kesuksesan dapat diperoleh dengan mudah dan tanpa ada kerja keras. (DW)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Akun Profil Ghozali Everyday, Menjadi Miliarder dalam Sehari karena Jualan Foto Selfi

13 Januari 2022 - 08:16 WIB

Ghozali Everyday

Rahmad Ngarasan: Bagaimana Usaha Modal Raksasa Menguasai UMKM

4 Januari 2022 - 08:23 WIB

Boekhoud

Ketika Thailand Melegalkan Kratom dan Ganja, Bagaimana dengan Indonesia?

3 Januari 2022 - 06:11 WIB

Ganja and Thai Traditional Medicine in the City

Shin Tae Yong, Sentuhan Tangan Besinya Membuat Timnas Indonesia Muda Kembali Berjaya

29 Desember 2021 - 08:31 WIB

Shin Tae Yong

Taufik Nur Hidayat: Dimana Ekonomi Islam?

25 Desember 2021 - 10:12 WIB

Ekonomi Islam

Meninggalkan Fasilitas Mewah Demi Membangun Lembaga Politik bernama Partai Keadilan

22 Desember 2021 - 10:50 WIB

Umi dan Abah Ibrahim Vatih
Trending di Opini