Blogger Borneo Network
Blog ini membahas mengenai bisnis online, digital marketing, personal branding, dan akuntansi keuangan. Info kerjasama: 0811561982 (WA)

Digital Marketer, Profesi Baru yang Banyak Dibutuhkan di Era Digital

Era digital adalah periode dalam sejarah yang ditandai oleh perkembangan teknologi digital dan penerapan teknologi tersebut dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bisnis, komunikasi, hiburan, dan pendidikan.

Definisi Era Digital

Era digital dimulai pada akhir abad ke-20 dengan munculnya komputer pribadi dan internet, dan sejak saat itu, teknologi terus berkembang dengan cepat. Beberapa contoh perkembangan teknologi yang menandai hadirnya era digital antara lain:

  • Internet dan Jaringan Komunikasi Global
  • Pemanfaatan Teknologi Mobile dan Aplikasi
  • Penyimpanan Data dan Cloud Computing
  • Teknologi Analitik dan Pembelajaran Mesin
  • Internet of Things (IoT)
  • Virtual and Augmented Reality

Perkembangan teknologi khususnya dibidang digital memberikan kesempatan kepada kita untuk dapat berinteraksi dengan siapa saja di muka bumi ini. Memudahkan kita mengakses informasi dan hiburan kapan saja dan di mana saja, dan membuat proses bisnis lebih efisien dan efektif.

Di satu sisi, kehadiran era digital juga menimbulkan tantangan baru bagi siapa saja yang menggunakannya tanpa terkecuali. Tanpa sadar, 3 (tiga) aspek kehidupan, seperti: Privasi, Keamanan, dan Perubahan Cara Kerja mengalami perubahan yang cukup terasa.

Pengaruh Terhadap Bisnis

Dalam dunia bisnis, kehadiran era digital juga turut memberi dampak yang cukup signifikan. Apalagi sejak Virus Covid-19 menyerang secara masif dua tahun lalu, membuat para pemilik usaha harus mengambil langkah cepat dan tepat untuk menyelamatkan usahanya.

Meski tak dapat dipungkiri banyak diantara pemilik usaha harus dengan berat hati menutup usahanya dikarenakan tidak mampu berdamai dengan kondisi pandemi, namun ternyata ada juga para pemilik usaha masih mampu untuk bertahan dengan memanfaatkan internet dan media sosial.

Digital Marketing atau jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia disebut sebagai Pemasaran Digital sebenarnya telah dikenal lama sebelum kondisi pandemi terjadi. Jika diperhatikan, sejak internet dan media sosial mulai berkembang di Indonesia, beberapa pemilik usaha telah memanfaatkannya.

Hanya saja tren berjualan secara online langsung mengalami peningkatan secara drastis ketika kebijakan untuk tidak boleh beraktivitas diluar rumah dan dilarang keras saling bertatap muka mulai diterapkan pada triwulan pertama tahun 2020. Disinilah internet dan media sosial mulai dirasakan manfaatnya.

Manfaat Pemasaran Digital

Secara umum, yang dimaksud dengan Pemasaran Digital adalah upaya untuk meningkatkan brand awareness sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan penjualan melalui berbagai platform digital, seperti: Internet, Media Sosial, Email, dan Aplikasi.

Baca Juga:   7 Cara Jualan Online Laris Manis dengan Whatsapp, Mudah Diterapkan

Digital Marketing memiliki beberapa manfaat yang dapat membantu para pemilik usaha dalam mencapai tujuannya, diantaranya:

1. Biaya Lebih Rendah

Jika dihitung secara detail, menggunakan teknik pemasaran digital membutuhkan biaya yang lebih murah daripada menggunakan metode pemasaran tradisional seperti pemasangan iklan promosi di televisi atau surat kabar.

2. Target Lebih Spesifik

Dengan teknik digital marketing memungkinkan para pemilik usaha untuk menargetkan audiens yang lebih spesifik, seperti lokasi geografis, demografi, atau minat. Hal ini tentu saja akan membuat anggaran promosi yang akan dikeluarkan dapat dihitung secara cermat.

3. Pengukuran Lebih Akurat

Dapat mengukur hasil kampanye dengan lebih akurat dan membuat perbaikan yang diperlukan menjadi salah satu alasan kenapa pemasaran digital digunakan. Setiap aktivitas promosi iklan yang dilakukan secara digital dapat langsung dievaluasi dan dilakukan penyesuaian.

4. Interaksi Langsung

Promosi iklan secara digital yang dilakukan memungkinkan para pemilik usaha untuk dapat saling berkomunikasi dengan audiens maupun calon pelanggannya secara langsung. Dari sini mereka akan mendapatkan umpan balik dalam bentuk masukan atau saran.

5. Scalibilty

Pada poin 3 (tiga) diatas telah disebutkan bahwa hasil kampanye iklan promosi dapat diukur secara akurat. Tentu saja karena terukur maka para pemilik usaha dapat juga mengubah skala kampanye sesuai dengan kebutuhan dan menyesuaikan anggaran.

6. Brand Awareness

Memiliki produk yang dikenal luas tentu saja menjadi keinginan bagi setiap pemilik usaha karena secara psikologi dapat mengangkat value dari produk itu sendiri. Disinilah teknik digital marketing digunakan sebagai upaya cepat dan tepat mewujudkan keinginan tersebut.

Teknik Pemasaran Digital 

Teknik Digital Marketing
Image: macrovector on Freepik

Bicara digital marketing tidak sesederhana dalam proses praktiknya. Oleh karena itu biasanya para pelaku usaha yang masuk dalam kategori Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hanya menerapkan beberapa teknik yang ada.

Secara lengkap, beberapa teknik pemasaran digital yang populer digunakan oleh para pemilik usaha untuk mencapai tujuannya antara lain:

  1. SEO (Search Engine Optimization): Mengoptimalkan konten website agar dapat muncul di halaman pertama hasil pencarian mesin pencari seperti Google.
  2. PPC (Pay-Per-Click): Menempatkan iklan di hasil pencarian mesin pencari atau di website lain dan mengeluarkan biaya hanya saat iklan tersebut diklik.
  3. Content Marketing: Membuat dan berbagi konten yang berkualitas untuk menarik perhatian audiens dan meningkatkan brand awareness.
  4. Social Media Marketing: Menggunakan media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dll untuk menjangkau audiens dan mempromosikan produk atau layanan.
  5. Email Marketing: Menggunakan email untuk mengirimkan promosi, update produk, dan konten bermanfaat kepada pelanggan atau prospek.
  6. Influencer Marketing: bekerja sama dengan selebriti atau influencer yang memiliki jumlah followers yang besar, untuk mempromosikan produk atau layanan.
  7. Affiliate Marketing: membayar orang lain atau perusahaan untuk mempromosikan produk atau layanan dan mengeluarkan komisi saat terjadi penjualan.
  8. E-Commerce: menjual produk atau layanan secara online melalui website atau aplikasi e-commerce.
Baca Juga:   Manfaat Teknologi Informasi dan Digitalisasi bagi Pelaku Bisnis UMKM

Konsultan Digital Marketing

Melihat cukup kompleksnya makna dari sebuah istilah Digital Marketing, banyak para pemilik usaha yang sudah mulai berkembang membutuhkan jasa konsultan digital marketing untuk dapat membantu mereka dalam menerapkan teknik pemasaran digital yang sesuai dengan kebutuhan.

Yang dimaksud dengan konsultan pemasaran digital adalah profesional atau perusahaan yang membantu perusahaan lain dalam mengembangkan dan menerapkan strategi pemasaran digital. Mereka memiliki keahlian dalam berbagai aspek pemasaran digital, seperti: SEO, PPC, Social Media, E-Commerce, dan lain-lain.

Konsultan Digital Marketing
Image: tirachardz on Freepik

Beberapa tugas yang akan dilakukan seorang konsultan pemasaran digital, antara lain:

  1. Menentukan tujuan pemasaran digital: membantu para pemilik usaha dalam menentukan tujuan pemasaran digital yang sesuai dengan bisnis mereka.
  2. Menyusun strategi: membantu para pemilik usaha dalam menyusun strategi pemasaran digital yang sesuai dengan tujuan dan anggaran mereka.
  3. Melakukan implementasi: membantu para pemilik usaha dalam menerapkan strategi pemasaran digital yang telah disusun.
  4. Mengukur hasil: membantu para pemilik usaha dalam mengukur hasil kampanye pemasaran digital dan membuat perbaikan yang diperlukan.
  5. Menyediakan analisis dan laporan: memberikan analisis dan laporan tentang hasil kampanye pemasaran digital kepada para pemilik usaha.
  6. Menyediakan solusi: memberikan solusi untuk masalah yang dihadapi oleh para pemilik usaha dalam pemasaran digital.

Konsultan pemasaran digital dapat bekerja secara langsung dengan perusahaan atau dapat bekerja sebagai freelancer. Ada juga perusahaan yang menyediakan jasa konsultan pemasaran digital sebagai salah satu produknya.

Profesi Digital Marketer

Bagi perusahaan besar yang memiliki tingkat perputaran bisnis besar dan cepat, umumnya mereka akan membentuk sebuah divisi khusus untuk mem-backup kebutuhan akan penerapan teknik pemasaran digital yang lebih kompleks.

Baca Juga:   4 Cara Jualan Pulsa Tanpa Modal Melalui Aplikasi Resmi Android

Nah, disinilah profesi baru yang dulu belum ada yaitu Digital Marketer mulai muncul dan banyak dibutuhkan. Dan ketika kita bicara mengenai profesi, maka harus ada bukti dalam bentuk sertifikasi digital marketing yang harus dimiliki.

Sertifikasi Digital Marketing adalah proses yang digunakan untuk mengevaluasi dan mengakui kemampuan dan kompetensi seseorang dalam bidang digital marketing. Sertifikasi ini dapat diberikan oleh berbagai organisasi atau lembaga yang berwenang.

Untuk dapat memperoleh sertifikat digital marketing harus melalui beberapa tes atau ujian yang menguji pengetahuan dan keterampilan dalam bidang digital marketing, seperti: SEO, PPC, Social Media Marketing, dan lain sebagainya.

Lembaga Sertifikasi Profesi

Di Indonesia sendiri, semua proses sertifikasi profesi harus mengikuti aturan yang telah dibuat oleh BNSP. BNSP adalah singkatan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi, lembaga pemerintah yang dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2014 tentang Sertifikasi Profesi.

BNSP bertugas untuk menyelenggarakan sertifikasi profesi di Indonesia. BNSP bekerja sama dengan lembaga sertifikasi profesi yang telah terakreditasi untuk menyelenggarakan ujian sertifikasi profesi, dan memberikan sertifikat kepada peserta yang lulus ujian.

BNSP menyelenggarakan sertifikasi profesi untuk berbagai bidang, termasuk digital marketing. Akan tetapi, BNSP tidak menyelenggarakan ujian sertifikasi profesi digital marketing sendiri, melainkan bekerja sama dengan lembaga sertifikasi profesi yang telah terakreditasi dalam bidang pemasaran digital.

Lembaga Sertifikasi Profesi Digital Marketing

Sebagai contoh, BNSP bekerja sama dengan salah satu Lembaga Sertifikasi Profesi di Indonesia yaitu LSP Teknologi Digital untuk menyelenggarakan sertifikasi profesi digital marketing di Indonesia. Semua lembaga sertifikasi tersebut telah terakreditasi dan diakui oleh pemerintah dan industri.

Sertifikasi yang diterbitkan oleh lembaga-lembaga tersebut diakui secara nasional dan internasional. Namun, sebagian dari lembaga sertifikasi tersebut hanya menyelenggarakan sertifikasi dalam bahasa Inggris. Beberapa lembaga sertifikasi juga menawarkan program pelatihan dan ujian sertifikasi dalam bahasa Indonesia.

Kursus Digital Marketing

Nah, bagi Anda yang ingin memiliki sertifikasi profesi digital marketer BNSP dapat mengikuti program Kursus Digital Marketing yang diselenggarakan oleh Argia Academy. Setelah selesai mengikuti semua materi kelasnya, Anda diharuskan untuk ikut dalam Ujian Sertifikasi Kompetensi Digital Marketing yang diselenggarakan oleh LSP Teknologi Digital.

Alamat Kantor Pusat Jakarta

Jalan Pulo Gebang Indah Raya Blok k6 No.10B RT.1/RW.11, Pulo Gebang Kec. Cakung Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13950

Alamat Kantor Cabang Yogyakarta

Jalan Demangan Baru No. 8, Catur Tunggal, Depok, Demangan Baru, DIY

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More