Menjadi Sukses adalah Impian, Menjadi Blogger adalah Pilihan.

Nasionalisasi Oleh-Oleh Khas Pontianak ala Lamington Cake

Jika dalam dunia sepakbola ada istilah nasionalisasi pemain, maka baru-baru ini muncul istilah baru yaitu nasionalisasi oleh-oleh khas Pontianak.

Lamington Cake Australia
Image dari PerutGendut.Com

Lamington, Oleh-Oleh Khas Pontianak. Kalimat ini secara tidak sengaja Blogger Borneo baca di salah satu videotron yang terletak di kawasan Taman Digulis Pontianak. Rasa penasaran langsung muncul di benak pikiran karena sepertinya nama tersebut benar-benar asing di telinga khususnya untuk kategori kuliner khas Pontianak. Biasanya selama ini ada yang bertanya kuliner apa saja yang merupakan oleh-oleh khas Pontianak, Blogger Borneo akan selalu menjawab Kue Bingke Pontianak, Lempok Durian Pontianak, Madu Hutan Kalimantan, Produk Olahan Lidah Buaya Pontianak, dan Stik Keladi Pontianak.

Seperti biasa, ketika rasa penasaran muncul maka referensi pertama yang dituju adalah Mbah Google. Blogger Borneo hanya cukup mengetikkan kata kunci “Lamington“, dalam waktu sepersekian detik informasi yang diharapkan sudah langsung muncul di hadapan mata.

A lamington is an Australian cake, made from squares of sponge cake coated in an outer layer of chocolate (or sometimes raspberry) sauce and rolled in desiccated coconut. The thin mixture is absorbed into the outside of the sponge cake and left to set, giving the cake a distinctive texture. A common variation has a layer of cream or strawberry jam between two lamington halves. (Wikipedia.Com)

Kutipan pernyataan diatas merupakan definisi yang diperoleh dari salah satu website sumber informasi cukup terpercaya yaitu Wikipedia. Sengaja Blogger Borneo tetap menggunakan bahasa Inggris karena kutipan tersebut merupakan copy paste sepenuhnya tanpa ada perubahan redaksi kata sedikitpun. Ya jika mau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia bisa menggunakan Google Translate, hasilnya kurang lebih seperti dibawah ini:

Sebuah lamington adalah kue Australia, terbuat dari kotak kue sponge dilapisi lapisan luar coklat (atau kadang-kadang raspberry) saus dan berguling di kelapa kering. Campuran tipis diserap ke luar kue spons dan kiri untuk mengatur, memberikan kue tekstur khas. Sebuah variasi umum memiliki lapisan krim atau selai stroberi antara dua bagian lamington. (Google Translate)

Nah, terus terang sampai saat tulisan ini dibuat, Blogger Borneo masih bertanya-tanya apa hubungan antara Lamington dengan Pontianak sehingga bisa masuk dalam kategori Oleh-Oleh Khas Pontianak. Ketika mencoba mencari informasi mengenai sejarah nama Lamington, diperoleh informasi sama seperti dikutip dari laman catatan-nina.blogspot.co.id , Jum’at (24/10/2014) berikut ini:

Konon lamington cake ini ditemukan secara tidak sengaja yaitu ketika salah seorang chef yang melayani Lord Lamington dari Queensland membuat kesalahan di dapur. Ketika itu, chef tersebut secara tidak sengaja menjatuhkan potongan kue ke dalam lelehan coklat. Agar kue yang terkena coklat leleh tersebut tidak mengotori tangan, maka kue tersebut diberi taburan kelapa parut. Ternyata Lord Lamington sangat menyukai kue tersebut. Pada akhirnya lamington cake tidak hanya populer di Queensland, tapi sudah menjadi salah satu ikon kuliner Australia yang sangat terkenal. Di Amerika, Afrika Selatan serta New Zealand, lamington cake juga sangat digemari.

RESEP LAMINGTON

BAHAN YANG DIBUTUHKAN:

  • 8 Butir Kuning Telur
  • 6 Butir Putih Telur
  • 165 Gram Tepung Terigu Protein Rendah
  • 20 Gram Susu Bubuk Full Cream
  • 10 Gram Maizena
  • 125 Gram Gula Pasir
  • 75 Mililiter Susu Cair
  • 1/2 Sendok Teh Vanilla Susu Bubuk
  • 150 Gram Butter Leleh
  • 1 Sendok Teh Cokelat Bubuk

Untuk cokelat bubuk, beri sedikit air panas dan aduk rata hingga berbentuk pasta, dinginkan, atau bisa juga memakai pasta coklat siap pakai.

BACA JUGA: PANCAKE DURIAN MEDAN MRS. DAYANG

Lapisan cokelat bisa dibuat dengan menggunakan 100 mililiter susu cair, 200 gram dark cooking chocolate, cincang 2 sendok malam unsalted butter atau bisa diganti madu dan terakhir siapkan bahan taburan berupa 100 gram kelapa kering siap pakai

CARA MEMBUAT:

  1. Panaskan oven 190’C. Siapkan 2 loyang ukuran 20×20 cm. Oles margarin, alasi kertas roti dan oles kembali sisihkan.
  2. Kocok semua bahan cake kecuali butter hingga mengembang dan kental berjejak.
  3. Masukkan butter leleh sedikit demi sedikit sambil diaduk balik menggunakan spatula hingga tercampur rata.
  4. Bagi adonan menjadi 2 bagian, beri satu bagian dengan coklat. Aduk rata.
  5. Tuang ke dalam loyang dan oven hingga matang. Angkat dan dinginkan.
  6. Lapisan coklat : panaskan susu cair, tidak usah sampai mendidih cukup hingga terlihat gelembung-gelembung kecil. Matikan api dan masukkan coklat cincang. Aduk rata hingga coklat leleh dan teksturnya lembut. Masukkan unsalted butter, aduk rata. Siap digunakan.

PROSES PENYELESAIAN:

  1. Potong-potong cake, rekatkan bagian kuning dan coklat dengan mengoleskan lapisan coklat tipis saja. Bisa juga menggunakan selai atau buttercream.
  2. Celupkan potongan cake ke dalam lapisan coklat hingga rata kemudian beri taburan kelapa parut. Lakukan hingga habis.

Dari semua informasi yang ditulis disini sepertinya sudah cukup jelas menggambarkan status makanan bernama Lamington ini berasal dari mana dan siapa yang menemukan. Jadi sekiranya ada yang membuat statement bahwa Lamington adalah oleh-oleh khas Pontianak, sepertinya istilah tersebut kurang tepat adanya. Jika kita bicara kuliner khas Pontianak, sebenarnya masih banyak produk kuliner yang bisa diangkat. Semoga tulisan ini bisa menjadi bahan diskusi bersama bagi pihak-pihak yang terkait. (DW)

Referensi:

  • https://en.wikipedia.org/wiki/Lamington
  • http://www.perutgendut.com/read/kue-terenak-di-dunia-berasal-dari-17-negara-ini-indonesia-termasuk-lho-bag-1/3359
  • http://catatan-nina.blogspot.co.id/2014/10/lbt-34-lamington-cake.html

DAPATKAN INFO TERBARU SHARING BLOG
Masukkan Alamat Email Anda untuk Dapatkan Info Terbaru Mengenai Sharing Blog
# Data Email Anda Tidak Akan Disebarluaskan #

Leave A Reply

Your email address will not be published.