Indonesia Website Awards

Menu

Mode Gelap
Testimoni Mosehat, Merasakan Sendiri Efeknya untuk Vitalitas Setelah 3 Hari Konsumsi Darul Fikri Kubu Raya, Melihat dari Dekat Pondok Pesantren dengan Konsep Alam Terbuka Milenial Kreatif Selenggarakan Workshop Digital Skills Pontianak Pertama untuk UMKM Kalimantan Barat Inisiatif Mandiri, Relawan TIK Kalbar Lakukan Pemberdayaan Pandu Digital di Desa Tae Kabupaten Sanggau Digital Netizen Fair 2021 Pontianak, Ajari Masyarakat Kalimantan Barat Budaya Bermedia Digital

Serbaneka · 8 Jul 2018 19:37 WIB

BPJS dan Asuransi Kesehatan Sama-Sama Penting Dimiliki


 Image: Vixiest.Com Perbesar

Image: Vixiest.Com

Dalam hal kesehatan, tentu seluruh manusia harus memperhatikan dengan sangat teliti agar dapat hidup sehat. Kesehatan merupakan hal yang mahal bagi kehidupan manusia. Sekali sakit saja, biaya yang dibutuhkan akan banyak tentu saja.

Namun, di Indonesia ada dua fasilitas kesehatan yang dapat kamu manfaatkan sebaik mungkin. Kedua hal tersebut adalah asuransi kesehatan dan BPJS. Keduanya sama-sama memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing di setiap lininya. Lalu, apakah perbedaan dari asuransi kesehatan dan BPJS?.

Berikut ini akan menjelaskan perbedaan antara asuransi kesehatan dan BPJS :

1. Dari Sisi Iuran yang Dibayarkan

Dalam asuransi kesehatan, iuran atau premi yang dibayarkan harganya terbilang mahal, bahkan bisa sampai ratusan ribu rupiah. Sehingga tentu saja hal ini sangat menyusahkan masyarakat menengah ke bawah untuk membayar iuran tersebut. Iuran juga dilihat dari jenis layanan proteksi yang kamu pakai, apabila layanan proteksi yang ingi kamu pakai lebih banyak, maka otomatis iuran pun akan bertambah.

Lalu premi juga dipengaruhi oleh usia kamu, apabila kamu semakin tua maka iuran yang harus kamu bayar semakin mahal. Selain usia dan jenis layanan yang akan kamu pakai, apabila kamu seorang perokok maka premi yang harus dibayarkan juga akan semakin mahal.

Sedangkan dalam BPJS, iurang yang harus dibayarkan terbilang cukup murah dan dapat dijangkau oleh masyarakat menengah ke bawah. Premi BPJS dibagi menjadi tiga kelas, kelas I harus membayarkan iuran sebesar Rp 80 ribu, kelas II membayar sebesar Rp 51 ribu, dan kelas III membayar sebesar Rp. 30 ribu. BPJS juga tidak memandang usia ataupun seorang perokok dalam hal iuran.

2. Rumah Sakit yang Akan Digunakan

Rumah sakit yang dapat digunakan oleh BPJS hanya rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan pemerintah. Sehingga kamu hanya dapat menggunakan BPJS pada rumah sakit yang telah bekerja sama dengan BPJS. Apabila kamu tidak puas dengan layanan rumah sakit pilihan yang ditunjuk oleh BPJS, kamu harus menunggu tiga bulan untuk merubah rumah sakit rujukan supaya sesuai dengan rumah sakit yang kamu inginkan.

Sedangkan dalam asuransi kesehatan, kamu dapat menggunakannya di berbagai rumah sakit yang kamu inginkan meskipun rumah sakit tersebut tidak menjalin kerja sama dengan perusahaan asuransi kesehatan yang kamu miliki.

3. Dari Segi Pelayanan

Jika kamu ingin mendapatkan pelayanan yang cepat dan tidak melalui proses yang ribet, asuransi kesehatan bisa kamu pakai untuk mendapatkan pelayanan semacam itu. Karena dengan asuransi kesehatan kamu bisa langsung mendapatkan pelayanan tanpa harus melakukan hal-hal ribet lagi sehingga pelayanannya tentu akan sangat cepat.

Berbeda dengan BPJS, kamu harus melalui proses yang terbilang ribet dan memakan waktu yang lumayan lama sehingga pelayanannya tentu saja akan sangat lama. BPJS melakukan sistem rujukan dari tingkat yang lebih bawah terlebih dahulu yaitu puskemas. Apabila kamu sudah mendapatkan surat rujukan dari puskesmas, maka kamu dapat menggunakannya di rumah sakit yang sudah ditunjuk.

4. Dilihat dari Syarat Kondisi Kesehatan

Saat kamu sedang ingin membuat asuransi kesehatan, maka kamu akan melakukan proses pre-exciting condition atau medical check up terlebih dahulu untuk melihat apakah kamu memiliki penyakit bawaan.

Setelah melalui proses tersebut, barulah pihak asuransi kesehatan dapat menetukan kondisi kesehatan apa saja yang dapat ditangani oleh mereka. Sedangkan BPJS tidak melalui proses tersebut. BPJS akan menanggung semua penyakit dari penyakit lama maupun penyakit baru. (ADV)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Napak Tilas 22 Tahun LPM Equator Kalbar, Memberi Dampak Perubahan Signifikan bagi Daerah

10 Januari 2022 - 08:57 WIB

LPM Equator Kalbar

8 Manfaat Penggunaan Obat Bioplacenton di Area Kulit

8 Januari 2022 - 23:00 WIB

Pertolongan Pertama pada Kecelakaan

Sejarah Tahun Baru Masehi Menurut The World Book Encyclopedia

31 Desember 2021 - 17:48 WIB

Sejarah Tahun Baru Masehi

3 Perbedaan Kelas Balap Motor Internasional MotoGP, Moto2, dan Moto3

22 Desember 2021 - 00:45 WIB

Kelas Balap Motor

All That You Need to Know While Choosing Patio Table Covers

21 Desember 2021 - 19:36 WIB

High Quality Patio Furniture

Moon Chicken by Hangry Berikan 3 ROG Phone 5 Series bagi Pelanggan di Akhir Tahun

18 Desember 2021 - 20:09 WIB

Moon Chicken by Hangry
Trending di Serbaneka