Cara Mengurus Akte Kelahiran di Kota Pontianak

Akta Kelahiran adalah suatu dokumen identitas otentik mengenai status seseorang dan bukti kewarganegaraan yang bersangkutan. Akta Kelahiran dibuat di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISDUKCAPIL) Kota Pontianak dengan masa watktu proses penerbitan paling lambat 14 (empat belas) hari. Sebelum mengurus pembuatan Akta Kelahiran, ada beberapa hal harus diperhatikan, antara lain:

  • Setiap kelahiran wajib dilaporkan oleh penduduk kepada instansi pelaksana setempat paling lambat 60 hari sejak kelahiran.
  • Setiap kelahiran wajib dilaporkan oleh penduduk di instansi pelaksana tempat penduduk berdomisili.
  • Pelaporan kelahiran sebagaimana dimaksud tersebut diatas yang melampaui batas waktu 60 hari sejak tanggal kelahiran, pelaksana dan penerbitan Akta Kelahiran dilaksakan setelah mendapat keputusan kepala instansi pelaksana setempat.
Cara Mengurus Akta Kelahiran
Sumber: www.gagasanriau.com

Persyaratan Membuat Akta Kelahiran:

  1. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Orang Tua (Suami Istri)
  3. Surat Keterangan Kelahiran dari Rumah Sakit/Klinik Bersalin/Bidan Praktek, dll
  4. Surat Keterangan Kelahiran dari Kelurahan Model F-2.02
  5. Fotokopi Buku Nikah/Akta Perkawinan Legalisir
  6. Fotokopi KTP 2 (Dua) Orang Saksi Dewasa
  7. Persetujuan Kepala Dinas/Putusan Penetapan Pengadilan Negeri Apabila Pelaporan Kelahiran Melebihi Batas Waktu Berdasarkan Peraturan yang Berlaku.
  8. Surat Pernyataan Kelahiran Apabila Poin Nomor 3C Tidak Ada

Demikian tulisan dari Blogger Borneo mengenai Cara Mengurus Akta Kelahiran di Kota Pontianak. Semoga bermanfaat… (DW)

Sumber: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pontianak

You might also like
4 Komentar
  1. ilmudes says

    terima kasih banyak infonya mas, bisa sebagai bahan persiapan sebelum mengurus akta kelahiran.

    1. Dwi Wahyudi says

      Sama2 Mas Bro 🙂

  2. Darwin says

    Maaf tanya ? Saya mau buat akte kelahiran tapi umur saya sudah 40 tahun gmna cara nya ya

    1. Dwi Wahyudi says

      Coba langsung tanyakan mekanismenya ke kantor Dukcapil nya Bang

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published.