Umum

Mengenal Penyakit Hernia Inguinalis dan Gejala yang Sering Muncul

Diperbarui 26 Oktober 2026

Penyakit Hernia Inguinalis
Daftar Isi
  1. Mengenali Penyebab dan Faktor Pemicu
  2. Gejala yang Perlu Diperhatikan
  3. Kapan Pemeriksaan Menjadi Penting?
  4. Menjaga Kesiapan Menghadapi Risiko Kesehatan

 Penyakit hernia inguinalis merupakan kondisi ketika sebagian jaringan dari dalam perut menonjol melalui area yang lemah pada dinding perut bagian bawah, tepatnya di sekitar selangkangan.

Kondisi ini dapat dialami oleh berbagai kelompok usia, meskipun lebih sering ditemukan pada laki-laki.

Benjolan yang muncul terkadang tidak menimbulkan rasa sakit pada awalnya, sehingga keberadaannya sering baru disadari ketika seseorang berdiri, batuk, tertawa, atau melakukan aktivitas yang memberikan tekanan pada perut.

Mengenali Penyebab dan Faktor Pemicu

Area selangkangan memiliki struktur yang cukup kompleks karena menjadi tempat bertemunya beberapa jaringan dan saluran tubuh.

Ketika dinding perut di area tersebut memiliki bagian yang lebih lemah, tekanan dari dalam perut dapat mendorong jaringan keluar dan membentuk tonjolan.

Kondisi tersebut dapat berkembang secara perlahan atau muncul setelah aktivitas tertentu.

Beberapa hal yang dapat meningkatkan tekanan di dalam perut atau melemahkan dinding perut antara lain:

  • Sering mengangkat benda yang berat tanpa teknik yang tepat.
  • Batuk berkepanjangan yang memberikan tekanan berulang pada perut.
  • Kebiasaan mengejan ketika buang air besar.
  • Berat badan berlebih yang meningkatkan tekanan pada dinding perut.
  • Kehamilan yang memberikan tekanan tambahan pada area perut.
  • Faktor usia yang dapat membuat jaringan tubuh menjadi kurang kuat.

Selain faktor yang berkembang seiring waktu, sebagian orang dapat memiliki kelemahan pada dinding perut sejak lahir.

Karena itu, benjolan di selangkangan sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai akibat aktivitas fisik tertentu saja.

Gejala yang Perlu Diperhatikan

Gejala hernia inguinalis dapat berbeda pada setiap orang. Tanda yang paling mudah dikenali biasanya berupa benjolan di sekitar selangkangan atau bagian bawah perut.

Tonjolan tersebut dapat terlihat lebih jelas ketika Kamu berdiri dan dapat mengecil ketika berbaring.

Pada beberapa kondisi, keluhan lain juga dapat muncul, seperti:

  1. Rasa nyeri atau tidak nyaman di sekitar selangkangan, terutama saat bergerak atau mengangkat benda.
  2. Sensasi berat, tertarik, atau tertekan pada area selangkangan.
  3. Rasa terbakar atau pegal di sekitar benjolan.
  4. Pembengkakan yang semakin terlihat setelah batuk, bersin, atau mengejan.
  5. Rasa tidak nyaman ketika melakukan aktivitas yang membutuhkan banyak gerakan.

Penyakit hernia perlu mendapat perhatian apabila benjolan semakin besar, terasa sakit, atau tidak dapat kembali ke posisi semula.

Kondisi tersebut dapat menandakan adanya masalah yang membutuhkan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Kapan Pemeriksaan Menjadi Penting?

Benjolan pada selangkangan sebaiknya diperiksakan agar penyebabnya dapat diketahui dengan tepat.

Dokter umumnya akan menanyakan keluhan, aktivitas yang dilakukan, serta perubahan pada benjolan. Pemeriksaan fisik juga dapat dilakukan untuk melihat ukuran dan kondisi tonjolan tersebut.

Segera cari pertolongan medis apabila benjolan disertai nyeri yang semakin berat, perubahan warna pada area tersebut, mual, muntah, perut terasa sangat tidak nyaman, atau kesulitan buang air besar dan buang angin.

Gejala seperti ini dapat berkaitan dengan jaringan yang terjepit sehingga membutuhkan penanganan segera. Penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Pada kasus tertentu, dokter dapat menyarankan pemantauan berkala, sedangkan kondisi lain mungkin membutuhkan tindakan operasi untuk memperbaiki bagian dinding perut yang melemah.

Pemeriksaan sejak awal membantu menentukan langkah yang sesuai sekaligus mengurangi risiko masalah yang lebih serius.

Menjaga Kesiapan Menghadapi Risiko Kesehatan

Menjaga kesehatan tidak hanya berkaitan dengan mengenali gejala, tetapi juga menyiapkan perlindungan untuk menghadapi kebutuhan perawatan apabila kondisi kesehatan membutuhkan penanganan.

Kamu dapat mulai dengan memperhatikan perubahan tubuh, tidak mengabaikan keluhan yang berulang, serta mengikuti anjuran tenaga medis ketika membutuhkan pemeriksaan.

Dalam perencanaan perlindungan kesehatan dan finansial keluarga, Allianz juga menyediakan pilihan perlindungan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan manfaat yang tersedia dalam polis.

Dengan perencanaan yang baik, Kamu dapat lebih siap menghadapi berbagai kebutuhan kesehatan yang mungkin muncul tanpa mengabaikan pentingnya pemeriksaan medis sejak gejala awal terlihat.

Mengenali penyakit hernia sejak munculnya tanda-tanda awal dapat membantu Kamu mengambil langkah yang lebih tepat.

Jangan menunda pemeriksaan apabila benjolan di selangkangan terus muncul, semakin besar, atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Perhatian terhadap kondisi tubuh dan perencanaan perlindungan bersama Allianz dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan Kamu dan keluarga dalam menghadapi kebutuhan kesehatan. (DW)

Dwi Wahyudi

Blogger Kalimantan Barat yang dalam kesehariannya beraktivitas sebagai seorang freelance untuk bidang digital marketing dan layanan profesional manajemen serta keuangan.

Mungkin Anda Suka