Tidur Miring ke Kanan atau Miring ke Kiri, Mana yang Lebih Baik

Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, "Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka wudhulah seperti wudhu untuk salat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu” (HR. Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710).

Selama ini kita sering mendengar atau bahkan baru saja mengetahui melalui tulisan ini bahwa dalam Islam telah diatur mengenai semua tata cara dalam menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk salah satu diantaranya adalah posisi ketika tidur di siang atau malam hari.

Blogger Borneo sendiri termasuk salah seorang yang sering mendengar bahwa ternyata posisi tidur yang baik itu adalah posisi tidur miring ke kanan. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang isinya secara lengkap dapat dibaca di kalimat pembuka tulisan ini.

Tidur Miring ke Kanan

Jika selama ini hanya mendengar saja, maka di kesempatan ini Blogger Borneo justru merasa penasaran kenapa tidur miring ke kanan dianggap lebih baik sehingga Rasulullah mengatakan demikian. Blogger Borneo yakin kawan-kawan juga merasa penasaran dengan hal ini, apalagi bagi yang sama sekali belum pernah mendengar dan mengetahui.

Karena tidak memiliki latar belakang kesehatan, maka Blogger Borneo akan menggunakan beberapa referensi sebagai bahan pembanding dan pelengkap satu sama lain. Dalam artian jika tidur miring ke kanan sangat disarankan, apakah posisi tidur miring ke kiri dianggap akan memberikan dampak negatif terhadap kesehatan tubuh jika sering dilakukan.

Manfaat Tidur Miring ke Kanan

Menurut informasi dari laman Muslim.Or.Id, Senin (19/02/2018), sebagian ulama menjelaskan bahwa posisi berbaring ke kanan merupakan posisi yang paling baik yang memudahkan bangun shalat malam dan baik untuk organ tubuh yaitu jantung karena akan mengurangi tekanan pada jantung yang lebih berada di bagian kiri tubuh.

Untuk informasi tambahan mengenai manfaat tidur miring ke kanan, dari laman HelloSehat.Com, Sabtu (16/12/2017) diketahui bahwa tidur miring ke kanan dapat melonggarkan tekanan pada hati, paru-paru, dan perut. Ukuran paru-paru sebelah kiri lebih kecil daripada yang kanan sehingga beban jantung akan lebih ringan.

Tidur Miring ke Kiri

Sekarang bagaimana dengan posisi tidur miring ke kiri, apakah ada pengaruh negatifnya atau juga dapat memberikan manfaat bagi siapa saya yang melakukannya. Untuk menjelaskan mengenai hal ini, kembali Blogger Borneo mengambil kedua referensi dari Muslim.Or.Id dan HelloSehat.Com.

Jika diperhatikan sepertinya penentuan posisi tidur miring ke kanan atau miring ke kiri ini dilihat berdasarkan kondisi tubuh karena ternyata setelah dicermati sebenarnya kedua posisi tidur ini sama-sama dapat memberikan efek positif.

Manfaat Tidur Miring ke Kiri

Ternyata menurut hasil penelitian yang dimuat dalam The Journal of Clinical Gastroenterology, jika Anda memiliki masalah pencernaan maka posisi tidur miring ke kiri lebih baik karena dapat mengurangi refluks asam lambung. Pada saat tidur miring ke kiri, persimpangan antara lambung dan kerongkongan akan tetap berada di atas cairan asam lambung.

Sementara tidur miring ke kanan, lingkaran otot yang menahan asam lambung akan merenggang sehingga cairan asam lambung dapat mengalir ke kerongkongan. Hal ini akan menyebabkan timbulnya beberapa gejala seperti dada terasa perih terbakar (heartburn), batuk, dan mulut terasa asam. Pada beberapa orang, gejalanya bisa cukup parah sampai Anda tiba-tiba terbangun dari tidur.

Tidur miring ke kanan membuat esophageal sphincter (saluran antara perut dan kerongkongan) melemah yang membuat asam lambung naik ke kerongkongan sehingga bikin perih lambung. Tidur dengan posisi ini akan meningkatkan kadar asam lambung dan kerongkongan sehingga proses penyembuhannya akan lebih lama.

Posisi Tidur bagi Ibu Hamil

Khusus bagi para ibu hamil, dalam teori kedokteran menyebutkan bahwa ibu hamil dengan kehamilan besar sebaiknya tidur dengan posisi miring ke kiri. Hal ini dikarenakan vena cava inferior, merupakan salah satu pembuluh darah utama berada di bagian belakang sebelah kanan alirannya akan terhambat jika terlalu lama tidur dalam posisi terlentang atau miring ke kanan karena tertekan oleh organ dan janin yang besar.

Mana yang Lebih Baik?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa posisi tidur miring ke kanan atau miring ke kiri sebenarnya sama-sama memiliki efek positif bagi siapa saja yang melakukannya tergantung kondisi tubuhnya.

Jika pembahasan mengenai posisi tidur miring ke kanan ada disebutkan Rasulullah dalam salah satu haditsnya, maka pembahasan mengenai posisi tidur miring ke kiri juga ada disebutkan oleh Ibnul Qayyim. Berikut kutipannya:

“Oleh karena itu pata dokter/tabib menyarankan tidur ke arah kiri agar sempurnanya istirahat dan nyamannya tidur. Pemilik syariat (Allah) lebih suka (hukumnya sunnah) tidur ke arah kanan agar tidur tidak terlalu lelap dan ia terlewatkan dari shalat malam. Tidur ke arah kanan lebih bermanfaat bagi jantunf sedangkan tidur ke arah kiri lebih bermanfaat bagi badan.”

Jadi dalam hal ini kedua posisi tidur sama-sama bermanfaat, oleh karena itu ada ulama yang berpendapat agar hal ini dikombinasikan. Memulai tidur dengan sisi kanan kemudian berpindah ke sisi kiri. Wallahu a’lam bisshowab. (DW)

Referensi:

  • https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/posisi-tidur-miring-kiri/
  • https://muslim.or.id/36689-tidur-miring-ke-kiri-bagi-ibu-hamil.html
  • https://techno.okezone.com/read/2017/06/20/56/1720981/manfaat-tidur-miring-ke-kanan-menurut-hadis-dan-sains

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More