Indonesia Website Awards

Menu

Mode Gelap
Testimoni Mosehat, Merasakan Sendiri Efeknya untuk Vitalitas Setelah 3 Hari Konsumsi Darul Fikri Kubu Raya, Melihat dari Dekat Pondok Pesantren dengan Konsep Alam Terbuka Milenial Kreatif Selenggarakan Workshop Digital Skills Pontianak Pertama untuk UMKM Kalimantan Barat Inisiatif Mandiri, Relawan TIK Kalbar Lakukan Pemberdayaan Pandu Digital di Desa Tae Kabupaten Sanggau Digital Netizen Fair 2021 Pontianak, Ajari Masyarakat Kalimantan Barat Budaya Bermedia Digital

Serbaneka · 17 Agu 2015 05:35 WIB

Bikin Merinding, Lautan Massa Parade Tauhid Indonesia di Jakarta


 Bikin Merinding, Lautan Massa Parade Tauhid Indonesia di Jakarta Perbesar

BLOGGERBORNEO.COM – Ratusan ribu umat Islam dari seluruh penjuru Indonesia mengikuti Parade Tauhid Indonesia (PTI) yang diadakan untuk pertama kalinya di Jakarta.

Sekitar pukul 06.30 pagi massa dari berbagai elemen Umat Islam sudah mulai berdatangan dan berkumpul di Pintu 7 stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta.

Setelah itu ratusan ribu umat Islam ini melakukan long march mulai dari Pintu 7 Senayan, Jalan Jenderal Sudirman, Bundaran HI.

Kibaran bendera merah putih mewarnai Parade Tauhid Indonesia yang digelar dalam rangka peringatan 70 tahun kemerdekaan Indonesia.

Di barisan depan long march Parade Tauhid Indonesia tampak ustadz Muhammad Arifin Ilham, Habib Muhammad Rizieq Shihab, KH Abdur Rosyid Syafi’i, dan da’i Papua Ustaz Fadlan Garamatan.

Barisan Terdepan Parade Tauhid Indonesia

Barisan Terdepan Parade Tauhid Indonesia (Sumber: Facebook.Com)

Dalam foto PARADE TAUHID INDONESIA yang diunggah di akun facebooknya, Ustadz Arifin Ilham menyatakan:

Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar…

Merdeka! Merdeka! Merdeka!

Merdeka hakiki adalah merdeka hati dari ilah, tuhan tuhan selain Allah (syirik, kufur, fasik belum merdeka).

Merdeka dari tipudaya dunia (serakah, bakhil belum merdeka).

Merdeka dari nafsu (pezina, pemabuk, pejudi, pemarah belum merdeka).

Merdeka dari keakuan diri (sombong, hasud, riya belum merdeka).

Merdeka dari kebodohon (malas belajar, malas ngaji, belum merdeka).

Merdeka dari syetan (percaya dukun, zimat, sesajen, ramalan, malas ibadah belum merdeka).

Merdeka dari sifat zholim (pencuri, koruptor, hianat, penipu durhaka belum merdeka).

Lautan Massa Parade Tauhid di Jakarta

Lautan Massa Parade Tauhid di Jakarta (Sumber: Facebook.Com)

Merdeka dari kezholiman (para pemimpin yg hianat, ingkar janji dan berani langgar sumpah, para penjajah maka rakyatnya belum merdeka).

Dengarkan Kalam Allah, “Barang siapa yang Allah selamatkan dari siksa Neraka Jahanam, dan Allah masukkan ke dalam SyurgaNya di Akhirat kelak itulah hamba Allah yang merdeka!” (QS Ali Imron 185).

So hamba yang merdeka itu adalah hamba Allah yang beriman, yang sangat takut ma’siyat, istiqomah, dengan kemuliaan akhlaknya, terutama sifat rendah hati dan kedermawanan. Cinta umat manusia terutama saudaranya seiman, menghormati perbedaan, mencintai negerinya, keluarganya, para gurunya, para sahabatnya, para dhuafa dan orang orang tertindas, sehingga Allah wafatkan dalam keadaan husnul khotimah dan masuk Syurga Firdaus-Nya… Aamiin…

MERDEKA! ALLAHU AKBAR…

Sumber Tulisan:

  • https://www.facebook.com/SuaraPemudaIslam
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Napak Tilas 22 Tahun LPM Equator Kalbar, Memberi Dampak Perubahan Signifikan bagi Daerah

10 Januari 2022 - 08:57 WIB

LPM Equator Kalbar

8 Manfaat Penggunaan Obat Bioplacenton di Area Kulit

8 Januari 2022 - 23:00 WIB

Pertolongan Pertama pada Kecelakaan

Sejarah Tahun Baru Masehi Menurut The World Book Encyclopedia

31 Desember 2021 - 17:48 WIB

Sejarah Tahun Baru Masehi

3 Perbedaan Kelas Balap Motor Internasional MotoGP, Moto2, dan Moto3

22 Desember 2021 - 00:45 WIB

Kelas Balap Motor

All That You Need to Know While Choosing Patio Table Covers

21 Desember 2021 - 19:36 WIB

High Quality Patio Furniture

Moon Chicken by Hangry Berikan 3 ROG Phone 5 Series bagi Pelanggan di Akhir Tahun

18 Desember 2021 - 20:09 WIB

Moon Chicken by Hangry
Trending di Serbaneka