Hujan deras sepanjang sore hingga malam menjadi menu pembuka sesi Kopi Darat dan Temu Komunitas Sharing Keliling 2011, kebetulan saya sudah mempersiapkan acara jamuan makan malam khusus bagi para panitia plus semua tim Saling Silang dan ICT Watch yang datang.
Menu pilihan Bubur Pedas sebagai salah satu jenis makanan khas Kalimantan Barat dipilih sebagai menu utama jamuan tersebut.
Meski hujan terus turun membasahi bumi, jemputan mobil Avanza sewaan tetap dapat membawa mereka ke tujuan semula.
Satu mangkuk besar bubur pedas telah disajikan, masih dalam keadaan hangat dan siap untuk disantap.
Minuman Es Lidah Buaya khusus dipilih menjadi pendamping dikala dahaga terasa, sesuai dengan keinginan mereka untuk dapat mencicipi makanan khas daerah setempat maka saya kira dua pilihan tersebut adalah tepat adanya.
Hal ini terlihat dari gerakan Ndoro Kakung yang beberapa kali mengambil bubur pedas, untuk beberapa lainnya juga tampak melakukan hal yang sama.
Alhamdulillah mereka suka dengan menu jamuan makan malamnya, ternyata bubur pedas dan air lidah buaya cukup dikenal juga diluar Kalimantan Barat.
Malam itu hujan masih terus mengguyur kota Pontianak, kebetulan sudah ada beberapa orang peserta yang hadir. Salah satu diantaranya adalah Mbak Maria Ulfa yang merupakan Ketua Komunitas Pontianak Berkebun.
Kebetulan Mbak Ulfa mengetahui informasi mengenai pelaksanaan kegiatan Roadshow Sharing Keliling 2011 ini dari Mas Shafiq Pontoh, founder Komunitas Indonesia Berkebun yang masih memiliki keterkaitan dengan Saling Silang juga.
Disini kami memberikan kesempatan kepada cewek yang berprofesi sebagai tenaga pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura ini untuk menjadi narasumber.
Sharing pengalaman mengenai awal mulanya Komunitas Pontianak Berkebun terbentuk hingga bagaimana perkembangannya sampai saat ini menjadi bahan diskusi yang hangat diperbincangkan pada malam itu.
Sama halnya seperti Komunitas Blogger en Netter Pontianak (BELETER) yang memiliki visi dan misi mengembangkan pemanfaatan perkembangan teknologi informasi secara positif dan bermanfaat bagi para pengguna di Kalimantan Barat, Komunitas Pontianak Berkebun juga memiliki tujuan yang sama.
Memberi pembelajaran dan contoh berkebun kepada masyarakat di kota Pontianak dan sekitarnya adalah salah satu bentuk nyata yang telah dilakukan.
Dengan mengandalkan lahan milik salah seorang anggota komunitas yang berukuran sekitar 30×25 meter di kawasan PAL V, komunitas ini telah melakukan penanaman perdana untuk jenis tanaman cepat panen seperti: Cabe dan Kangkung pada awal Juni lalu.
Dan jika tidak ada halangan, Insya Allah di awal Juli 2011 mereka sudah dapat melakukan panen perdana untuk jenis tanaman kangkung.
Untuk di Pontianak sendiri, sebenarnya masih banyak komunitas-komunitas offline yang berdiri dan berjalan dengan visi dan misinya masing-masing.
Satu kesamaan dari semuanya adalah karena mereka ingin mengembangkan segala potensi yang ada disini.
Oleh karena itu, Komunitas BELETER sebagai salah satu komunitas online yang ada di Kalimantan Barat berkewajiban untuk “mengonlinekan” mereka sehingga cakupan komunitas mereka akan tumbuh berkembang semakin luas dengan sendirinya.
Jadi, bagi siapa saja yang ingin bergabung dalam Komunitas BELETER bisa langsung mendaftar di grup facebooknya dengan nama Komunitas BELETER.
Melihat waktu telah menunjukkan jam 21.30 WIB, karena merasa suasana sudah semakin gelap dan dingin maka sesi kopi darat segera kami selesaikan.
Tidak lupa sesi foto bersama dilakukan, agar kenangan perjumpaan ini dapat selalu tersurat dalam bentuk sebuah gambar.
Sebelumnya terima kasih banyak saya ucapkan kepada para peserta yang sudah hadir dan mendukung jalannya kegiatan tersebut.
Jangan lupa untuk selalu mengupdate informasi terbaru mengenai kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan. Tetap semangat… (DW)



