Luar Biasa, Sekitar 25 Ribuan Warga Pontianak Sambut Ramadhan dengan Pawai Obor

Saya barusan pulang mengikuti event Pawai Obor yang diinisiasi oleh ALIANSI PERGERAKAN PEMUDA ISLAM (APPI). Kegiatan itu diikuti lebih dari 25 ribu warga Kota Pontianak dan sekitarnya dengan obor di tangan.

Puluhan ribu peserta itu awalnya berkumpul padat memenuhi halaman Masjid Mujahiddin Pontianak. Tak seberapa lama kemudian, puluhan ribu peserta itu tumpah ruah menyusuri sepanjang jalan Ahmad Yani. Dari kejauhan barisan cahaya obor itu bagaikan naga raksasa yang teramat panjang, dengan ekor masih di halaman Masjid Mujahiddin, sementara kepalanya telah mencapai simpang jalan Johar.

Saya diminta oleh para inisiator pawai untuk menjadi koordinator lapangan dalam pelaksanaan tradisi masyarakat Pontianak yang diberi nama PAWAI 1001 OBOR ini. Saat diminta, saya tak kuasa untuk menolaknya karena para inisiator itu adalah abang-abang dan guru-guru saya. Ada Bang Ropik yang berada di balik event. Ada juga Bung Mustaat (Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat). Ada Bung Romadi, Bung Anton, Bung Hasan Basri, dan beberapa tokoh pemuda Kalbar lainnya.

Bersama dengan rekan-rekan dari APPI, kami melantunkan sholawat dan kalimat thoyyibah sebagai aktualisasi dari rasa gembira atas tibanya bulan Ramadhan. Rekan-rekan yang berada di mobil komando berpengeras suara itu sesekali juga menyatakan sikap mengecam aksi teror yang dilakukan oleh sekelompok orang yang tak bertanggung jawab di Surabaya. Bersama para peserta pawai, segenap warga Kota Pontianak berbulat-sepakat untuk menolak segala bentuk aksi teror yang dilakukan oleh kelompok-kelompok yang tak bertanggung jawab.

Menurut saya, pawai obor ini adalah sebuah pernyataan kegembiraan yang sangat kolosal dan menggetarkan. Gema takbir dan solawat bersahutan bersamaan langkah kaki dan terang benderang cahaya obor di genggaman tangan puluhan ribu manusia. Sungguh sangat LUAR BIASA!!!

Salut buat para sobat yang telah menginisiasi event ini, turut berbangga juga kepada segenap peserta yang tetap bersemangat berjalan kaki berkilo-kilo meter selama tak kurang dari 2 jam lamanya. Salut juga pada Pak dan Bu Polisi, aparat TNI, anggota pramuka dan komunitas relawan pemadam kebakaran yang saya saksikan telah turut bersukarela mendukung acara kolosal yang dahsyat ini. Warbiyassah…

***
Marhabban Yaa Ramadhan, Selamat Datang Bulan yang Penuh Keberkahan.

Beni Sulastiyo, Pontianak, 15.05.2018

You might also like
2 Komentar
  1. Haryadi Yansyah | Omnduut says

    Ternyata Ramadan di Pontianak sebegitu meriahnya ya. Semoga bisa segera menginjakkan kaki ke Kalimantan lagi, amiiiin 🙂

    1. Dwi Wahyudi says

      Aminnn… Jangan lupa update2 kalau ke Pontianak lagi ya Bang 🙂

Tinggalkan Pesan

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More