Diawali dari pertemuan saya dengan beberapa perwakilan dari komunitas dalam acara Sharing Keliling 2011 yang diselenggarakan oleh Saling Silang, undangan untuk bertemu langsung (kopi darat) pun saya terima via twitter @PtkBerkebun.
Dengan mengambil lokasi di salah satu cafe yang ada dikawasan Jl. Johar, saya bersama teman-teman seperti: Mas Eddy Setyawan, Muhammad Irhamna, Zack, Eel, dan Rahman datang untuk memenuhi undangan tersebut tadi malam (20/07/2011).
Meskipun kondisi saya agak kurang sehat tadi malam, namun saya tetap memaksakan diri untuk dapat hadir dan bertemu dengan sahabat-sahabat yang penuh semangat untuk menjadikan kota Pontianak selalu tetap hijau.
Dr. Maria Ulfa, demikian nama lengkap dari ketua komunitas Pontianak Berkebun ini tampak memberikan sepatah dua patah kata dalam pertemuan informal lintas komunitas tadi malam.
Sekedar ingin menceritakan sedikit mengenai asal muasal terbentuknya komunitas Pontianak Berkebun diawali dari gerakan Indonesia Berkebun yang dicanangkan pada awal tahun 2011.
Dari beberapa anak-anak muda yang masih memiliki rasa kepedulian untuk tetap membuat kota Pontianak tetap green, mereka memutuskan untuk menjadi bagian dari gerakan Indonesia Berkebun.
Oleh karena itu pada tanggal 5 Juni 2011 yang bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup, secara simbolis mereka melakukan tanam perdana di areal seluas 30×25 meter persegi.
Adapun jenis tanaman yang akan ditanam secara perdana diambil dari jenis-jenis yang memiliki masa panen cukup singkat seperti: cabai, sawi, kangkung, dan tomat.
Dan alhamdulillah pada awal bulan Juli ini Pontianak Berkebun sudah dapat melakukan panen perdana dengan hasil panen yang cukup lumayan.
Dengan mengambil tema Organik Menuju Pontianak yang Hijau dan Sehat, para sahabat kebun terus berupaya untuk mensosialisakan kepada warga masyarakat yang ada di kota Pontianak dan sekitarnya mengenai cara pemanfaatan lahan kosong yang dimiliki.
Prinsip utama yang mereka pegang adalah:
“Bukankah lebih baik memanfaatkan “lahan tidur” tersebut dengan tanaman-tanaman organik yang lebih bermanfaat ketimbang harus membiarkannya kosong dan ditumbuhi rumput ilalang yang tidak berguna”.
Alangkah indahnya dalam beberapa tahun kedepan kita masih dapat melihat kota Pontianak masih tetap segar dan nyaman untuk ditempati. Amin…
Tidak terasa waktu sudah semakin larut, cuaca yang dingin hingga menusuk tulang memaksa kami harus mengakhiri pertemuan lintas komunitas yang baru pertama kali ini dilakukan.
Mungkin yang bisa disinergikan disini adalah Komunitas BELETER sebagai salah satu komunitas online di Kalimantan Barat ingin memberikan sumbangsihnya kepada komunitas mana saja yang memiliki visi dan misi sama dengan kami yaitu Mengembangkan Kalimantan Barat dari sisi apapun.
Sosialisasi secara online sangat diperlukan untuk dapat mengangkat nama Pontianak Berkebun semakin dapat dikenal baik itu ditingkal lokal atau luar Kalimantan Barat.
Ucapan terima kasih banyak saya ucapkan mewakili rekan-rekan komunitas BELETER atas kesediaannya untuk mengundang kami dalam kopi darat ini. GO GREEN PONTIANAK… (DW)



