Akhirnya setelah sekian lama menunggu hasil dokumentasi kegiatan Sharing Keliling 2011 di upload, baru hari ini saya bisa membuat tulisan mengenai event roadshownya SalingSilang.Com tersebut.
Sebenarnya sudah dari jauh-jauh hari saya ingin membuat tulisan ini, namun karena rasanya tidak afdol jika tidak dibarengi dengan dokumentasi gambar maka keinginan itu saya tunda sementara.
Hak saya untuk merasakan kebebasan berekspresi di internet harus selalu dijaga dengan membuat tulisan-tulisan yang bermanfaat serta disertai bukti pendukung tulisan yang akurat.
Keterbatasan fasilitas kamera handphone Nokia E63 yang saya miliki menyebabkan kualitas foto dalam ruang gelap yang dihasilkan tidak optimal, mungkin dikesempatan mendatang ada pihak-pihak yang ingin melakukan donasi kamera pocket digital demi terdokumentasikannya semua kegiatan BELETER. Aminnn…
Sebenarnya informasi mengenai penyelenggaraan Roadshow Sharing Keliling 2011 ini saya terima seminggu sebelum hari pelaksanaan kegiatan.
Ternyata Pontianak dan Surabaya menjadi dua kota yang membuka rangkaian roadshow ini, setelah itu baru dilanjutkan ke Medan, Semarang, dan seterusnya.
Tanpa pikir panjang lagi saya langsung menyusun rencana persiapan kegiatan, waktu yang mepet membuat saya harus melakukan segalanya dengan cepat.
Berbagai instansi dan komunitas sudah diundang secara formal, meskipun pada saat hari H jumlah peserta yang datang tidak sesuai dengan target yang ditetapkan namun itulah usaha terbaik yang bisa dilakukan.
Baru beberapa hari kembali dari Bogor dalam rangka menghadiri Seminar Relawan TIK Indonesia, sekarang sudah harus bersibuk ria mempersiapkan segala keperluan tim Sharing Keliling 2011 selama di Pontianak nanti.

Masih kurang tertariknya mereka dengan pemanfaatan dunia maya menjadi salah satu alasan kenapa peserta yang hadir tidak maksimal.
Padahal materi yang dibawakan kali ini mengenai pemanfaatan blog untuk fotografer dan video maker sebenarnya dapat dimanfaatkan bagi teman-teman di Pontianak untuk lebih mempublikasikan hasil karya mereka ke dunia luar.
Jadi tidak selamanya mereka akan berada dalam sebuah kotak yang selalu terkungkung dalam keterbatasan pengembangan dan promosi diri sehingga keterampilan yang dimiliki hanya sebatas itu-itu saja.
Mungkin untuk sekarang mereka masih belum memandang keuntungan itu, tapi saya yakin jika kegiatan seperti ini terus dilakukan secara intens maka lambat laun mereka akan paham dan mulai tertarik untuk menggunakan teknologi internet yang ada.
Nah, sekarang acara sudah hampir dimulai nih. Tim pertama yang datang yaitu Mas Danny Tumbelaka, Mas Arief TS, Kang Acep, dan Bro Radix Hidayat sudah mendarat mulus di bandar udara kebanggaan warga Pontianak yaitu Supadio.
Untuk Ndoro Kakung dan Paman Tyo sendiri masih harus sabar menunggu di bandar udara internasional Soekarno-Hatta diakibatkan delay keberangkatan sekitar 2 jam.
Kendala teknis ini menyebabkan tim pelaksana kegiatan di Pontianak harus menyesuaikan agenda acara Sharing Keliling 2011 yang beberapa hari sebelumnya telah disusun.
Jadi Mas Danny Tumbelaka menjadi pemateri pertama dengan materi yang diberikannya seputar FOTO BLOGGING.

Hanya sekedar ingin memberikan gambaran mengenai Mas Dantum, demikian cowok plontos ini akrab dipanggil, adalah seorang fotografer profesional muda yang sudah cukup terkenal di Indonesia.
Menjadi satu hal yang sangat disayangkan sebenarnya, dikala Pontianak dikunjungi oleh salah satu fotografer terkenal Indonesia malah tidak ada satupun peserta dari latar belakang komunitas fotografer yang datang pada saat itu.
Padahal akan menjadi sebuah momentum tepat bisa berkenalan dengan Mas Dantum sekaligus bisa sharing pengalaman selama menjadi seorang fotografer.
Diantara semua yang berangkat ke Pontianak sesi ini, hanya Mas Dantum, Bro Radix, dan Paman Tyo saja yang belum saya kenal secara langsung.
Alhamdulillah untuk tiga orang lainnya, saya sudah pernah kenal sebelumnya di beberapa event terdahulu.
Mas Arief TS saya kenal waktu penyelenggaraan Nonton Bareng Film Linimassa di Pontianak dua bulan lalu, Mas Acep waktu mengikuti pertemuan Relawan TIK Indonesia di Bogor awal Juli kemarin, dan Ndoro Kakung waktu pelaksanaan Mini Pesta Blogger Tahun 2010.
Memang dengan menjadi seorang blogger, efek langsung yang saya rasakan adalah saya bisa kenal dan bertemu dengan tokoh-tokoh onlinenya Indonesia.
Jadi saran saya buat teman-teman, mulai sekarang mulailah belajar menjadi seorang blogger…

Hari menjelang siang, akhirnya dua orang pemateri Roadshow Sharing Keliling 2011 dapat menginjakkan kakinya dengan selamat di lokasi pelaksanaan kegiatan yaitu Rumah Mimpi Komplek Taman Gitananda.
Karena waktu istirahat, sholat, dan makan siang bagi peserta telah tiba maka untuk sementara Ndoro Kakung dan Paman Tyo beristirahat sejenak sambil menikmati segarnya udara sekitar yang banyak ditumbuhi pepohonan.
Mungkin diantara teman-teman sudah ada yang mendengar dua nama diatas tersebut.
Untuk yang memiliki latar belakang jurnalistik pasti tahulah siapa itu Ndoro Kakung dan Paman Tyo, wartawan senior gitu loh…
Nah, pada kesempatan ini mereka ingin berbagi ilmu mengenai Video Blogging dan Bagaimana Menjadi Penulis Kreatif.
Awal mulanya saya sempat kaget karena Ndoro Kakung yang selama ini lebih dikenal dengan hasil-hasil tulisannya pada kali ini malah akan berbicara tentang Video Blogging.
Ternyata setelah saya perhatikan presentasinya untuk saat ini memang ada pergeseran cara seseorang menyampaikan informasi.
Dari yang sebelumnya menggunakan tulisan, sekarang sudah mulai menggunakan video sebagai dampak dari perkembangan teknologi informasi dan platform media.
Jadi ya tetap masih ada kaitannya sih antara keduanya, yang membedakannya hanya pada medianya yaitu melalui tulisan dan video.
Ternyata banyak cara yang bisa digunakan untuk kita menyampaikan segala informasi ke orang lain ya, tentunya informasi yang diberikan adalah informasi yang positif.
Untuk sesi berikutnya, gantian Paman Tyo yang beraksi. Dengan gaya santainya, Paman Tyo memberikan tips-tips seputar cara untuk menjadi seorang penulis kreatif.
Kebebasan Berekspresi di Internet melalui media blog memberikan kebebasan bagi siapa saja yang dapat menggunakannya untuk dapat membuat tulisan-tulisan yang kreatif dan bermanfaat bagi orang lain.
Disini juga disharing beberapa pengalamannya selama menjadi seorang penulis.
Satu kesimpulan yang dapat ditarik di sesi ini adalah ternyata untuk menjadi penulis itu sangatlah mudah karena sebuah tulisan pasti diawali dari satu cerita.
Karena setiap orang bisa bercerita maka otomatis setiap orang juga bisa menulis.
Jadi menurut saya, jangan pernah berpikir akan kehabisan bahan tulisan nantinya jika pada akhirnya Anda telah memutuskan menjadi seorang blogger.
Tidak terasa waktu sudah menjelang sore, cuaca mendung yang menyelimuti membuat langit khatulistiwa tampak lebih gelap dari biasanya.
Masih ada satu sesi lagi dimalam harinya yaitu Kopi Darat dan Temu Komunitas Sharing Keliling 2011.
Setelah dapat dipastikan agenda acara siang selesai dilaksanakan, keenam orang ini memutuskan kembali ke hotel dulu untuk beristirahat sejenak.
Para panitia pelaksana juga secara bergantian pulang kerumah untuk membersihkan diri dan melakukan penyesuaian penampilan agar lebih terlihat kinclong malam harinya. Hehehehe… (DW)



