Bramantya Farid: Making Money Online Principle

Image: pvproductions on Freepik

Penulis: Bramantya Farid P

Kamu ingin memulai berjualan online? Kamu ingin kaya dari berbagai jenis menghasilkan uang di dunia online? Kamu ingin terus menghasilkan uang di dunia online? Pahami prinsip dasar menghasilkan uang di dunia online.

Traffic X Offer = Money

Traffic = Pengunjung

Offer = Penawaran

Sedikit sekali cara menghasilkan uang di online yang legit diluar ini, terutama kalau kita sedang ngomongin bisnis yah.

No Magical Tricks, Principle Only

Nah kalau sudah mengerti ini, maka hal yang harus kita poles untuk semakin tokcer dalam menghasilkan uang di dunia online adalah memoles kemampuan untuk terus menghasilkan Traffic, dan terus memperbaiki Offer.

Tipe Traffic dibagi 2 secara umum yaitu: Paid Traffic dan Free Traffic. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan.

Paid Traffic = Start Fast, tapi cenderung memerlukan capital lebih besar dibanding Free Traffic.

Free Traffic = Start Slow, tapi cenderung memerlukan capital lebih rendah dibanding Paid Traffic.

Paid Traffic Example: Facebook Ads, Google Ads, Tiktok Ads.

Free Traffic Example: Build instagram following, youtube subscribers, search engine optimization.

Kebanyakan orang akan susah jago di beberapa traffic channel dalam satu waktu, so memulailah dari 1 dulu, sampai berhasil, baru berpikir untuk menambah.

Apa Sih Ukurannya Berhasil?

Ya kamu menghasilkan sampai tingkat tertentu, ideally sampai di rata-rata orang yang dianggap berhasil di dunia tersebut.

Misal di paid traffic kamu konsisten spending 5 juta rupiah per hari sepanjang tahun atau spending 1,8 milyar rupiah pertahun dan profitable atau punya youtube subscriber 1 juta baru deh berpikir untuk mengembangkan yang lain.

Ya tentu saja kalau resourcenya cukup, dan ingin mengejar banyak hal dalam 1 waktu, boleh boleh saja, yang penting sudah berkaca saja sama kemampuan dan sumber dayanya sendiri.

So rekomendasi pilih 1, pelajari sampai berhasil, kembangkan yang lain atau kalau selalu kebingungan dan ingin mencoba, pastikan kamu spend 100 jam mempelajari dan benar-benar mencoba traffic tersebut, sehingga kamu dikatakan cukup paham dan sudah menghasilkan dari sumber traffic tersebut.

Setelah itu kamu baru boleh mencoba yang lain, dan setelah mencoba minimal 3 traffic channel, putuskanlah mau membesarkan yang mana duluan.

Ada 2 traffic source yang paling aku dalami selama berkecimpung di dunia online yaitu: SEO dan Facebook Ads. SEO masuk kedalam tipe Free Traffic dan FB Ads masuk kedalam tipe Paid Traffic.

Baca Juga:   4 Istilah Menarik yang Muncul Selama Pilpres 2014

Walaupun aku mencoba banyak jenis traffic sebelum, bersamaan, atau sesudah mempelajari kedua traffic diatas, inilah yang aku pilih untuk aku dalami sampai ke tingkat yang aku anggap cukup.

SEO VS Facebook Ads

Kelebihan SEO dibanding FB Ads adalah, sumber traffic yang cenderung murah, dan konsisten
murah karena traffic yang datang setelah kita merangking dengan cara yang baik dan benar, bisa datang terus menerus, dalam jumlah yang cukup atau bahkan melimpah tanpa kita harus terus membayar untuk traffic tersebut.

Tentu saja traffic di SEO bervariasi nilainya.

Kalau kita berjualan, kita bahkan tidak perlu traffic jutaan orang, kita mungkin hanya perlu ribuan sampai puluhan ribu untuk mendapatkan income ratusan juta rupiah hingga milyaran rupiah konsisten.

Lalu traffic SEO bisa datang terus menerus untuk waktu yang panjang begitu kita merangking di halaman pertama, situs situs besar bahkan terus membesar trafficnya setelah bertahun-tahun, bukan menurun.

Ada salah satu portal berita yang menambah puluhan hingga ratusan juta traffic perbulan dalam selang 1-2 tahun, dan terus bertambah, dan traffic utamanya adalah SEO.

Di SEO kita perlu menarget buying keyword, agar bisa terjadi penjualan. Contoh paling umum, misal mau berjualan jilbab, kita bisa menarget kata jual jilbab dan turunannya.

Jual jilbab memiliki konversi yang lebih tinggi dibanding kata kunci umum seperti jilbab
kalau kita menarget jual jilbab.

Kita bisa mendapatkan beberapa keuntungan seperti, lebih mudah dan cepat dalam merangking di halaman pertama, dan mendapatkan kualitas traffic yang lebih tinggi dan tertarget dibanding kita mengejar kata kunci jilbab

Kekurangannya dibanding FB Ads adalah untuk mendapatkan traffic yang cukup signifikan kita memerlukan waktu yang cukup lama, bisa berbulan-bulan.

Kalau sekedar mendapatkan traffic dan sekedar mendapatkan sales, bisa saja dalam hitungan hari, tapi itu bukanlah hal yang terjadi secara umum, so be patient begitu memilih SEO sebagai sumber traffic.

Kelebihan FB Ads dibanding SEO adalah high speed dan cenderung mudah untuk di scale up, untuk menghasilkan ratusan juta rupiah, kamu bahkan bisa melakukannya sendirian, dan ini umum dilakukan.

Di SEO bisa saja sendirian dan menghasilkan ratusan juta rupiah, tapi itu tidak umum, karena kontennya saja kalau mau dilakukan dalam jumlah banyak, bisa memerlukan banyak penulis juga.

Baca Juga:   Tiada Guna Penyesalan untuk Sebuah Kelalaian

FB Ads memang sexy, dengan segala masalahnya, orang tetap saja mengusahakan FB Ads.

Dari 2010, masalah banned akun itu sudah sering terjadi, yang sudah benar benar merasa enak dengan FB Ads, susah pindah kelain hati, walau dia sudah mencoba tiktok ads atau google ads misalnya, traffic utamanya tetap FB Ads hehehe.

Highly Converting, Highly Scalable, High Speed

Banyak yang gagal di FB ads, begitu juga banyak yang gagal di jenis traffic yang lain
Semua hanya masalah dedikasi saja, mau mencoba sampai mana.

Kekurangan FB Ads dibanding SEO adalah, ya begitu kita stop membayar, traffic juga stop, income ratusan juta jadi 0 rupiah itu beneran adanya, yang milyaran rupiah jadi 0 rupiah itu juga ada, dan itu bisa terjadi begitu saja.

Di SEO juga ada banned dari google, tapi ini tidak terjadi sesering banned akun di facebook heheheh. Bahkan sebenernya hampir semua platform ya bisa nge ban begitu saja, youtube, instagram, twitter, whatever you name it.

Di Facebook Ads, salah satu spender terbesar di dunia bisa ke banned dan ga balik lagi, coba klo di dunia search engine, wikipedia misalnya, ga ke ban ban hehehhe, dan yang ada di skala itu banyak sekali.

Ya itulah sekilas kelebihan dan kekurangan antara SEO dan Facebook Ads.

Lalu gimana cara memulai belajar Facebook Ads dan SEO?

Sebenarnya cara dasar dalam belajar tentang platform apapun itu sama saja, mau platform ads manapun, mau platform yang free manapun, kalau kamu punya waktu dan uang langsung aja trial dan error.

Semua platform mempunyai tutorial bawaannya, dimana kamu bisa mempelajari langsung dari sumbernya.

Kalau mau lebih creative, ya gunakan Google dan Youtube sebagai pembantu utam masukkan kata kunci seperti

Belajar …

Tips …

Kursus …

Cara menjalankan …

Cara memulai …

Masukkan kata kunci tersebut dan traffic apa yang ingin dipelajari di Google dan Youtube, dari sana kamu akan mulai mendapat clue alias petunjuk untuk terus maju ke langkah berikutnya.

Tentu saja kamu mungkin membutuhkan sesuatu yang step by step, kamu bahkan bisa mencari kursus berbayarnya untuk itu dengan cara yang sama seperti diatas.

Biasanya yang share tips tips di traffic tertentu, juga mempunyai kursus kursus berbayar yang lebih terstruktur, dan menurutku, ini cara yang lebih bijak dalam menghemat waktu belajar dan uang.

Baca Juga:   Kebijakan Program Pontianak Go Cashless, Apa Kata Netizen Kalbar?

Karena mencoba semuanya sendirian, akan cenderung menghabiskan lebih banyak waktu dan uang.

Nah saat kita belajar, kita biasanya butuh keyword keyword tambahan, yang merupakan kata kunci dari traffic yang kita ingin pelajari di SEO ini hal hal kunci yang bisa membantumu dalam melangkah.

Membuat website dan mengatur domain hosting untuk SEO.

Membuat konten SEO friendly.

Mendapatkan backlink berkualitas.

Memahami domain authority di SEO.

Memahami search engine ranking factors.

Di FB Ads ini hal hal kunci yang bisa membantumu dalam melangkah.

Membuat fanpage dan website untuk beriklan di facebook

Mengatur akun iklan facebook.

Membuat campaign, adset, ads di facebook.

Mengatur pixel di facebook ads.

Making Money Online Principle

Jika kamu sudah bukan pemula lagi dalam hal traffic, kamu harus memikirkan langkah selanjutnya, yaitu membuat investasi dalam sistem traffic yang berkelanjutan.

Hal paling stressful di dunia online adalah saat tidak adanya penjualan, dan seringkali ini disebabkan traffic yang berhenti tiba-tiba apapun alasannya.

Di FB Ads walaupun karakternya tidak bisa berkelanjutan dengan sendirinya seperti SEO, tetap saja bisa dibuat berkelanjutan jika kamu menerapkan sistem tertentu.

Contoh…

Tidak berkelanjutan karena advertisernya itu itu aja, kehabisan ide, males atau hal lainnya
ya solusinya punya beberapa advertiser.

Tidak berkelanjutan karena produknya itu itu aja, ya solusinya punya sistem membuat produk terus menerus, tidak berkelanjutan karena keban mulu.

Ya solusinya punya sistem untuk membuat akun, fp atau sejenisnya terus menerus, atau bisa punya beberapa seller yang bisa menyupply terus menerus, atau punya beberapa whitelisted provider
begitu juga di SEO.

Kita bisa punya sistem dalam membuat artikel, kayak detik dot com yang menghasilkan ribuan artikel per hari sepanjang tahun bertahun tahun tanpa putus.

Kita bisa punya sistem dalam mendapatkan backlink terus menerus.

Kita bisa punya sistem dalam membuat website seo friendly terus menerus dan semuanya butuh investasi.

Sisihkan profitmu untuk membuat sistem tersebut, kalau tidak selamanya kamu akan jadi terbelenggu.

Membuat bisnis yang sama bertahan terus menerus adalah hal yang sulit, dan untuk membuatnya lebih mudah adalah dengan membuat sistem traffic yang berkelanjutan, yang bisa terus menerus berjalan, dan bisa membesar terus menerus, hingga mimpi mimpi dan segala keinginanmu di dunia online bisa tercapai kurang lebih begitu tips dari aku, semoga bermanfaat, jangan lupa share ke yang lain yah.

Thank You

Don`t copy text!