Mythic Protocol Raup Pendanaan Rp. 99,8 Miliar

Image: Mythic Protocol

Mythic Protocol, salah satu startup pengembang game berhasil meraup putaran awal pendanaan sebesar US$ 6,5 juta atau sekitar Rp 99,8 miliar yang dipimpin oleh Shima Capital dan Alpha JWC Ventures.

Pendanaan ini juga turut diikuti oleh beberapa investor seperti GDP Venture, Saison Capital, Planetarium Labs, Arcane Group, Presto Labs, MARBLEX, EMURGO Ventures, HYPERITHM, dan beberapa angel investor lainnya.

Seiring dengan kemajuan perusahaan, Mythic Protocol memiliki rencana untuk menggunakan dana tersebut guna pengembangan dan peluncuran penawaran inti awal, yakni:

Penawaran kepada Gamers

Role Play Game (RPG) aksi-penembak kolaboratif berpadu dengan perkembangan roguelite, dengan multiplatform lintas permainan (personal computer/PC, konsol & seluler), dengan nama RIFTSTORM.

Penawaran kepada Kreator

Sumber kebenaran kolaboratif sebagai landasan bagi sang kreator dan diberi label sebagai Meta Universal Terdesentralisasi (di Blockchain) – DUMB.

Penawaran kepada Investor

Serangkaian kelas aset digital kolaboratif yang dikembangkan berdasarkan dari konsekuensi, sehingga dapat berpengaruh pada pertumbuhan & hasil aset – LEGACY.

“Kami menutup (pendanaan) $6,5 juta pertama kami! Mythic Protocol selangkah lebih dekat dalam mewujudkan visi kami untuk merevolusi industri hiburan,” ungkap Chief Product Officer Mythic Protocol, Wirawan Winarto, lewat unggahannya di LinkedIn, Jumat (15/09/2023).

Baca Juga:   Singapura Sambut Jokowi DENGAN Bendera RI, Beda dengan Era Presiden SBY

CCO Mythic Protocol, Igor Tanzil juga mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menyukai “panggilan” atau “misi”. Biasanya ia cukup puas hanya dengan kemampuan berkreasi, memiliki ide-ide bodoh, dan punya cukup waktu luang untuk menulis, bermain atau hal lainnya untuk menghindari hal serius dari kehidupan dan bisnis startup.

“Mythic Protocol berubah saat saya dan mitra saya sadar bahwa kita benar-benar berada di jurang sesuatu yang besar,” tulis Igor dalam unggahan di LinkedIn, Jumat (15/09/2023).

“Visi kami mengenai hiburan kolaboratif adalah visi yang kami yakini dapat mengubah secara mendasar cara hiburan diciptakan, dikonsumsi, dan dibagikan.” lanjutnya.

Menurut Igor, perubahan tersebut tentu saja membutuhkan waktu, upaya, dan dukungan untuk mewujudkannya. Dengan pendanaan ini, startup pengembang game itu dapat menunjukkan bahwa perusahaan tidak bergerak sendiri dalam mewujudkan keyakinan dan cita-citanya.

“Kami merasa tersanjung dengan banyaknya ide dan inovasi yang terus menantang dan menginspirasi kami. Kami tidak sabar untuk terus melawan status quo dengan dukungan investor, teman, dan Anda semua,” pungkas Igor.

Baca Juga:   Kondisi Virus Corona terus Mewabah, Netizen Malaysia Bikin Petisi Penolakan Ini

Mythic Protocol sendiri didirikan oleh CEO Arief Widhiyasa dan Igor Tanzil. Startup yang berbasis di Singapura tersebut kini mempunyai sebanyak 130 tim global, yang juga veteran industri kreatif dan teknologi, seperti Caravan Studio, Microsoft, Samsung, Intel, dan Symantec.

Adapun misi dari Mythic Protocol ialah menggabungkan kreativitas, kolaborasi, dan konsekuensi, untuk memberikan pengalaman unik kepada investor, pencipta, dan konsumen. (AA)

Don`t copy text!