Daftar Isi
Memberikan fasilitas kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mereka bisa berkembang dan naik kelas adalah bentuk dari kewajiban dinas.
Oleh karena itu, pada kesempatan ini Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meresmikan Rumah Kemasan UMKM Kalbar.
Rumah Kemasan UMKM Kalbar
Rumah Kemasan UMKM Kalbar merupakan fasilitas inovatif penyedia jasa pengemasan gratis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurut informasi dilansir dari laman infopublik.id, Selasa (24/06/2025) Rumah Kemasan UMKM Kalbar berlokasi di lantai dua Pasar Kemuning, Jalan Prof. M. Yamin, Kelurahan Sungai Bangkong.
Sesuai namanya, layanan itu diharapkan menjadi solusi bagi UMKM dalam meningkatkan kualitas kemasan produk yang otomatis akan berdampak mendongkrak penjualan.
“Fasilitas ini khusus untuk UMKM, terutama sektor kuliner, tapi juga terbuka untuk jenis usaha lain. Bagi pemula, ini kesempatan mengemas produk secara profesional tanpa biaya,” jelas Edi usai peresmian, Senin (23/06/2025).
Didampingi Wakil Wali Kota Bahasan, ia menambahkan, Rumah Kemasan UMKM Kalbar akan diperluas ke kecamatan lain jika respons UMKM positif.
“Kami siapkan replikasi di Pontianak Timur, Utara, dan Barat,” demikian ujarnya.
Fasilitas Lengkap dari Desain hingga Kemasan Jadi
Menurut Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskumdag) Pontianak Ibrahim, layanan ini mencakup konsultasi desain merk, penyediaan kemasan seperti pouch, cup, dan karung, serta penjaminan higienitas dan kehalalan produk.
“UMKM cukup mendaftar melalui website Pakontis (Packaging Kemasan Online Gratis) di pakontis.pontianak.go.id untuk mengakses layanan ini,” paparnya.
Proses seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan kualitas produk dan kelengkapan izin. “Sejak diresmikan, Rumah Kemasan UMKM Kalbar langsung beroperasi penuh,” tegas Ibrahim.
Kemasan Menjadi Faktor Peningkatan Harga Jual
Inisiatif ini tidak hanya bertujuan mempermudah UMKM dalam pengemasan, tetapi juga mendorong peningkatan nilai jual produk di pasar kompetitif.
“Kemasan menarik adalah first impression yang menentukan minat beli konsumen,” tambah Edi.
Kedepan, Pemkot Pontianak berkomitmen memantau perkembangan UMKM pengguna layanan ini untuk mengevaluasi dampak ekonomi.
“Jika berhasil, program serupa akan kami replikasi dengan skala lebih besar,” pungkas Wali Kota.
Kesimpulan
Sebagai seorang yang pernah menjadi mitra pelaksana kegiatan pelatihan dan workshop untuk para pelaku UMKM di Kalimantan Barat, Blogger Borneo melihat ini sebagai satu kemajuan.
Selama ini memang bentuk dan tampilan kemasan menjadi kendala bagi para pelaku UMKM di Kalimantan Barat yang ingin berkembang.
Tentu saja arahnya tetap ke biaya untuk menggunakan desain kemasan produk bagus dan menarik membutuhkan dana yang tidak sedikit.
Oleh karena itu diharapkan dengan adanya fasilitas Rumah Kemasan UMKM Kalbar yang baru saja diresmikan ini dapat memberi kesempatan kepada para pelaku UMKM.
Sebagai penutup kata, UMKM Naik Kelas Jangan Hanya Sebatas Jargon. Jika butuh dukungan kemasan, langsung saja datang ke Rumah Kemasan UMKM Kalbar. (DW)








