BloggerBorneo.Com
Belajar Bisnis, Manajemen Usaha, dan Akuntansi Keuangan

Klarifikasi dari YouTuber yang Diduga Memfitnah Ustadz Adi Hidayat

Dalam beberapa hari terakhir, jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video yang dipublikasikan oleh sebuah channel dengan nama “Suara Istana”, “Kabar Inspirasi”, dan “Kabar Istana” dimana isi kontennya memberitakan mengenai berita fitnah terhadap Ustadz Adi Hidayat.

Blogger Borneo sendiri terus memantau perkembangan informasi yang penyebarannya terjadi begitu cepat karena sebagian besar para imer’s di Indonesia langsung merespon hal ini secara cepat. Hingga pada akhirnya berdasarkan dari hasil analisa, bukti dalam bukti screenshot, mengarah ke sebuah nama.

Sontak sang pemilik akun facebook yang diduga pemilik dari beberapa channel YouTube yang isi kontennya telah memfitnah Ustadz Adi Hidayat tersebut langsung melakukan klarifikasi via tulisan di status dan rekaman video yang dibuatnya sendiri.

Secara lengkap, berikut ini kutipan dari status klarifikasi yang bersangkutan.

KLARIFIKASI

Saya tidak pernah memfitnah ustadz adi hidayat di mana pun.

“SUARA ISTANA”

“SUARA INPIRASI”

“KABAR ISTANA”

Tiga akun YouTube di atas bukan milik saya. Terus kenapa orang menuduh bahwa itu adalah saya, begini kronologinya:

Dulu sebelum ini terjadi, banyak sekali yang nanya pada saya melalui inbox atau pesan mesenger apa nama channel saya. Terus saya jawab asal asalan, seperti screenshoot yang sudah beredar luas.

Kenapa saya uraikan banyak channel di pesan messenger, supaya yang nanya sama saya lebih semangat membuat konten atau video, karena channel yang saya sebutkan rata-rata penontonnya banyak, dan kebanyakan yang nanya pada saya adalah YouTuber pemula.

Saya jawab asal asalan, padahal yang saya jawab itu bukan channel saya semua. Kemudian beberapa hari ini, akun YouTube SUARA ISTANA memfitnah Ustadz Adi Hidayat mengenai donasi untuk palestina sehingga viral,

Setelah itu ada beberapa oknum yang menggabungkan screenshoot channel suara istana dengan chattingan saya atau isi pesan mesenger antara saya dengan orang lain sehingga viral juga dan orang langsung mengira dan menuduh bahwa SUARA ISTANA milik saya, padahal bukan.

jika benar itu channel saya, ngak mungkin saya tetap upload terus video, padahal saya sendiri lagi dalam masalah besar.

INI KLARIFIKASI SAYA

Jika kalian ngak percaya sama saya, silahkan LAPOR POLISI, saya juga siap datang ke polisi untuk membuktikan bahwa itu channel bukan milik saya.

Saya juga udah lapor diri pada POLRES.

Saya siap datang apabila di panggil.

Saya siap membuktikan bahwa itu bukan saya.

Tambahan sedikit, kenapa saya sembunyikan status facebook saya yang baru baru ini, karena banyak sekali komentar yang tidak enak di baca. Intinya itu channel bukan milik saya.

Apabila nggak percaya, lapor polisi aja. Biar cepat selesai karena saya juga siap datang dan tidak akan lari dari masalah ini. Mungkin saya juga salah karena waktu ada yang tanya tentang channel saya, saya jawab asal-asalan.

Saya juga tidak pernah menyangka bahwa akan terjadi masalah seperti ini, saya juga tidak mengira bahwa channel “Suara Istana” membuat video yang menghina ulama. Dan sekarang saya terjebak dalam situasi seperti ini.

Kalau memang kawan-kawan tidak percaya dengan apa yang saya klarifikasi diatas. Silahkan melapor ke pihak yang berwajib.

Dan untuk rekaman videonya, bisa dilihat dibawah ini:

Baca Juga:  Hakim Pemerkosa, Julukan Baru Sang Calon Hakim Agung

Terlepas dari benar tidaknya video klarifikasi yang dibuat tersebut, Blogger Borneo hanya ingin membantunya untuk menyebarluaskan sehingga akan banyak orang akan mengetahui kebenaran sesungguhnya.

Dan tentu saja untuk memastikan kebenaran tersebut, dibutuhkan proses pembuktian terbalik yang biasanya akan dilakukan oleh pihak kepolisian. Jadi, kita tunggu saja kisahnya akan berakhir seperti apa karena setiap manusia pasti akan diminta untuk mempertanggungjawabkan apa yang telah diperbuatnya. (DW)

Sumber:

  • https://web.facebook.com/Martunisa/posts/5862590290425310

Advertisement

Leave A Reply

Your email address will not be published.