Blogger Borneo Network
Blog ini membahas mengenai bisnis online, digital marketing, personal branding, dan akuntansi keuangan. Info kerjasama: 0811561982 (WA)

Perdagangan Mata Uang Asing, Sejarah dan Perkembangannya

Mata uang asing adalah mata uang yang digunakan di negara selain negara tempat seseorang tinggal atau bekerja. Mata uang asing digunakan untuk melakukan transaksi dengan negara lain, seperti perdagangan barang dan jasa, investasi, atau pembayaran utang.

Perdagangan Mata Uang Asing

Mata uang asing juga dapat digunakan sebagai aset investasi, dan diperdagangkan di pasar valuta asing (Forex) di seluruh dunia. Beberapa mata uang asing yang paling sering diperdagangkan di pasar Forex adalah Dolar AS, Euro, Yen Jepang, Poundsterling Inggris, dan Dolar Kanada.

Perdagangan mata uang asing atau Forex adalah proses membeli atau menjual mata uang asing dengan mata uang lain dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan nilai tukar mata uang.

Perdagangan Forex dapat dilakukan oleh bank sentral, perusahaan multinasional, spekulator, dan investor individu melalui platform trading yang disediakan oleh broker Forex.

Perdagangan Forex dapat digunakan untuk tujuan spekulatif atau hedging (lindung nilai) terhadap risiko nilai tukar mata uang. Namun, perdagangan Forex juga memiliki risiko yang cukup tinggi karena fluktuasi nilai tukar mata uang yang cepat dan tingginya leverage yang ditawarkan oleh broker.

Oleh karena itu, penting bagi trader untuk memiliki strategi perdagangan yang baik dan mengelola risiko dengan benar.

Perdagangan mata uang asing dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:

  1. Perdagangan Spot: Perdagangan spot adalah jenis perdagangan di mana mata uang dibeli atau dijual pada harga saat ini dan dikirimkan atau diterima dalam waktu yang sangat singkat (beberapa hari).
  2. Perdagangan Forward: Perdagangan forward adalah jenis perdagangan di mana mata uang dibeli atau dijual dengan harga yang ditentukan pada tanggal tertentu di masa depan.

Sejarah Forex

Sejarah perdagangan mata uang asing atau Forex dapat ditelusuri kembali ke abad ke-18, ketika negara-negara mulai menggunakan mata uang yang berbeda. Namun, pasar Forex modern seperti yang kita kenal saat ini baru muncul pada akhir abad ke-19.

Pada awalnya, hanya bank sentral dan perusahaan multinasional yang berpartisipasi dalam perdagangan mata uang, tetapi seiring dengan perkembangan teknologi dan globalisasi, pasar ini menjadi lebih terbuka dan tersedia bagi investor individu.

Baca Juga:   Digital Banking, History of Use and Development in 2023

Pada tahun 1971, sistem Bretton Woods yang mengikat nilai mata uang ke dolar AS dan menetapkan suku bunga tetap dibatalkan, mengakibatkan fluktuasi nilai tukar mata uang yang lebih besar dan pasar Forex menjadi lebih likuid.

Pada tahun tahun 1980an, teknologi komputer mulai digunakan dalam perdagangan Forex dan perdagangan elektronik mulai menjadi lebih umum. Pada tahun 1990an, perdagangan online mulai tersedia, menjadikan pasar Forex lebih mudah diakses oleh investor individu.

Sekarang ini, pasar Forex merupakan pasar terbesar dan paling likuid di dunia, dengan lebih dari $ 5 triliun dolar diperdagangkan setiap hari. Perkembangan teknologi terus membuat pasar ini lebih mudah diakses dan tersedia bagi investor dari seluruh dunia.

Sistem Perdagangan

Sistem perdagangan Forex adalah cara yang digunakan oleh trader untuk menganalisis pasar Forex dan menentukan kapan membeli atau menjual mata uang. Ada berbagai macam sistem perdagangan Forex yang tersedia, termasuk:

  1. Analisis Teknikal: Menggunakan grafik dan indikator teknis untuk menentukan tren pasar dan mencari peluang perdagangan.
  2. Analisis Fundamental: Menggunakan berita ekonomi dan politik untuk menentukan nilai mata uang tertentu dan mencari peluang perdagangan.
  3. Sistem Automated Trading: Menggunakan perangkat lunak khusus untuk mengeksekusi perdagangan secara otomatis sesuai dengan aturan yang ditentukan.
  4. Sistem perdagangan hibrida: Menggabungkan analisis teknikal dan fundamental untuk menentukan perdagangan.

Pilihan sistem perdagangan yang tepat akan bervariasi tergantung pada preferensi dan gaya trading masing-masing trader. Beberapa trader lebih suka sistem yang lebih sederhana, sementara yang lain lebih suka sistem yang lebih kompleks. Namun, penting untuk diingat bahwa sistem perdagangan yang paling canggih dan sofistikated pun tidak dapat menjamin keuntungan pasti.

Perusahaan Broker Forex

Broker Forex adalah perusahaan atau individu yang menyediakan akses ke pasar Forex untuk trader dan investor. Broker Forex akan menyediakan platform trading yang memungkinkan trader untuk membeli dan menjual mata uang, serta menyediakan informasi dan analisis pasar.

Baca Juga:   Pentingnya Akun Demo untuk Belajar Trading Valuta Asing yang Bebas Risiko

Ada dua jenis utama broker Forex: broker Dealing Desk (DD) dan Non Dealing Desk (NDD). Broker Dealing Desk (DD) adalah broker yang mengatur perdagangan sendiri dan mengambil posisi melawan trader. Broker ini sering disebut sebagai Market Maker karena mereka membuat pasar untuk trader.

Sedangkan broker Non Dealing Desk (NDD) adalah broker yang menghubungkan trader dengan pasar interbank. Broker ini tidak mengatur perdagangan sendiri dan tidak membuat pasar untuk trader. Broker NDD ini dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu STP (Straight Through Processing) dan ECN (Electronic Communication Network)

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih broker Forex antara lain: regulasi, reputasi, platform trading yang disediakan, spread, komisi, dan layanan pelanggan. Penting untuk memilih broker yang diatur oleh otoritas keuangan yang kredibel dan memiliki reputasi baik di industri.

Ada beberapa perusahaan broker Forex yang beroperasi di Indonesia, antara lain:

  1. PT Monex Investindo Futures: Merupakan perusahaan broker Forex terbesar di Indonesia yang didirikan pada tahun 2000. Monex menawarkan platform trading yang canggih dan beragam produk investasi, termasuk Forex, komoditas, dan indeks saham.
  2. PT Askap Futures: Merupakan perusahaan broker Forex yang berdiri sejak tahun 1989. Askap menyediakan platform trading yang user-friendly dan beragam layanan edukasi bagi trader pemula.
  3. PT Traders Family: Merupakan perusahaan broker Forex yang berdiri sejak tahun 2005. Traders Family menyediakan platform trading yang canggih dan layanan analisis pasar yang baik.
  4. PT Millenium Penata Futures: Merupakan perusahaan broker Forex yang berdiri sejak tahun 2000. Millenium Penata Futures menyediakan platform trading yang canggih dan layanan analisis pasar yang baik.
  5. PT Soegee Futures: Merupakan perusahaan broker Forex yang berdiri sejak tahun 2000. Soegee Futures menyediakan platform trading yang canggih dan layanan analisis pasar yang baik.

Kesimpulan

Mata uang asing adalah mata uang yang digunakan di negara selain negara tempat seseorang tinggal atau bekerja. Mata uang asing digunakan untuk melakukan transaksi dengan negara lain, seperti perdagangan barang dan jasa, investasi, atau pembayaran utang.

Baca Juga:   Impact on Artificial Intelligence on Insurance Industry

Mata uang asing juga dapat digunakan sebagai aset investasi, dan diperdagangkan di pasar valuta asing (Forex) di seluruh dunia. Beberapa mata uang asing yang paling sering diperdagangkan di pasar Forex adalah Dolar AS, Euro, Yen Jepang, Poundsterling Inggris, dan Dolar Kanada.

Forex (foreign exchange) atau pertukaran mata uang asing adalah pasar global untuk membeli, menjual, dan menukar mata uang. Pasar ini terus beroperasi selama 24 jam sehari, dari hari Senin sampai Jumat, dan merupakan pasar terbesar di dunia dalam hal volume perdagangan.

Bank-bank sentral, perusahaan multinasional, spekulator, dan investor individu semuanya berpartisipasi dalam pasar ini. Pasar Forex dapat digunakan untuk tujuan spekulatif atau hedging (lindung nilai) terhadap risiko nilai tukar mata uang.

Sistem perdagangan Forex adalah serangkaian aturan yang digunakan oleh trader untuk menentukan kapan membeli atau menjual mata uang. Ada berbagai macam sistem perdagangan Forex yang tersedia, termasuk:

  1. Sistem Trend Following: Sistem ini mengejar tren pasar dengan mengidentifikasi arah tren dan mengeksekusi perdagangan sesuai dengan arah tersebut.
  2. Sistem Counter Trend: Sistem ini mencoba untuk memprediksi perubahan tren pasar dan mengeksekusi perdagangan yang berlawanan dengan arah tren saat ini.
  3. Sistem Breakout: Sistem ini mengejar pergerakan harga yang melewati level penting, seperti level resistance atau support.
  4. Sistem Mean Reversion: Sistem ini didasarkan pada premis bahwa harga cenderung kembali ke rata-rata jangka panjang.
  5. Sistem Scalping: Sistem ini mengejar perdagangan jangka pendek dengan mengeksekusi perdagangan dalam jangka waktu yang sangat singkat.
  6. Sistem Automated Trading: Sistem ini mengeksekusi perdagangan secara otomatis sesuai dengan aturan yang ditentukan, seperti pengaturan stop-loss dan take-profit.

Pilihan sistem perdagangan yang tepat akan bervariasi tergantung pada preferensi dan gaya trading masing-masing trader. Namun, penting untuk diingat bahwa sistem perdagangan yang paling canggih dan sofistikated pun tidak dapat menjamin keuntungan pasti. (GPT)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More